Kaya Berkah & Bahagia

By: M. Agus Syafii

Ketika ada pertanyaan. Pilih mana, kaya, berkah atau bahagia? Maka jawabannya 
tergantung tolok ukur yang digunakan, bila hanya berpikir mendapatkan dan 
mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya maka memilih kaya dengan cara apapun. 
Namun bila yang digunakan adalah tolok ukur adalah kehalalan, uang yang 
diterima bersumber pada yang benar dan diridhai oleh Allah maka memilih 
keberkahan. Bila kita memilih keberkahan maka Allah akan limpahkan kekayaan & 
kebahagiaan yang mengantarkan keluarga kita menjadi keluarga sakinah mawaddah 
warahmah.

Di zaman seperti sekarang ini, banyak orang mengatakan 'Mencari yang haram aja 
susah, apalagi mencari yang halal' sehingga mencarinya dengan segala cara, 
mengejar materi yang penting pokoknya dapat. yang penting, kaya. Mengabaikan 
yang halal dan haram seolah menjadi lumrah. Namun bila kita cermati secara 
seksama harta yang banyak berarti kemudahan, kesenangan, menghadirkan 
kegembiraan berujung derita karena didapat dari sumber yang haram. Demikian 
juga yang hartanya sedikit, susah, tidak menyenangkan ternyata akhirnya 
membahagiakan karena didapat dari sumber yang halal maka akan mendatang 
keberkahan, kesehatan dan kebaikan bagi kita, keluarga kita serta orang-orang 
lingkungan sekitarnya.

'Akan datang suatu zaman manusia dimana cita-cita mereka untuk kepentingan 
perut mereka, kemuliaan mereka dilihat dari atribut perhiasan mereka, kiblat 
mereka adalah perempuan yang molek dan agama mereka adalah uang dan harta 
benda, mereka itulah seburuk-buruknya generasi. Dan tidak ada kebaikan disisi 
Allah.' (HR. ad-Dailami).

Kekayaan tidak menjamin hidup kita bahagia, sebagaimana kemiskinan bukan 
jaminan hidup kita susah. Namun jika kita menjadi orang kaya yang berkah karena 
kekayaan yang menghadirkan segala kebaikan, menghapus kegelisahan, 
menghilangkan keputusasaan, menambah optimis, menjadikan hidup kita lebih 
indah, lebih sehat, menenteramkan hati dan semakin mendekatkan diri kita kepada 
Allah maka itulah kebahagiaan yang hakiki dalam hidup kita. Teman, Mari kita 
sama2 berdoa memohon kepada Allah agar berkenan melimpahkan rizki yang membawa 
keberkahan untuk kita dan keluarga kita.

'Ya Allah, curahkanlah keberkahan dari apa-apa yang telah Engkau berikan rizki 
kepada kami dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka.' (HR. Ibnu As-Sani).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 
2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan 
sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, 
no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda 
sangat berarti bagi kami. Info: [email protected] atau SMS 087 8777 12 431, 
http://agussyafii.blogspot.com/


Kirim email ke