Wahh kepencet tak sengaja terkirim, kini dilanjutkan yang lengkap:

Bung Vicky amat tepat menggambarkan geologi-geofisika-fisika-natural
science.

Fisika digambarkan sebagai "induknya science" (sebelum kusebut Dunia Besar
difinisi Houston Smith), dengan rentang ruang dan waktu yang amat lebar,
dari atom hingga jagadraya. Rumusan-rumusan fisika tentu amat bisa digunakan
untuk menerangkan peristiwa geologi. Geologi adalah dari pengamatan detail
variasi dari pengamatan bumi, yang juga peristiwa alam, yah peristiwa fisika
juga, dimulai dari pengamatan lapisan permukaan, lalu mendalam kebeberapa km
pengamatan. State of the art masih kadang belum sampai diluar lempeng 100 km
dalam, dengan menyebut "beyond tectonic".  Lalu geodinamik mulai
menjabarkannya, untuk mengetahui sampai pada inti bumi. Geologi tak lain
adalah suatu bidang detil fisika dalam bidang bumi saja. 

Keterbatasan ilmu yang bisa didapat seorang mahasiswa pada suatu kuliah,
menyebabkan masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan. Geofisika lalu
sebagai gabungan synergi khusus bidang fisika dan geologi.

Nah dari geologi melihat bentangan alam, maka fisika memnterjemahkan dengan
hukum-hukum yang ada.

Fisika mempunyai cakupan luas, ini bisa merumuskan evolusi jagadraya, yang
menyangkut pula evolusi atom-kimia-mungkin mengarah ke biologi malah.
Rumusan yang hangat adalah Grand Unified Theory (GUT), menggabungkan keempat
enrgi dasar : Atom kuat, atom lemah, elektromagnetik, gravitasi.
Fisika-mathematik-Kimia-biologi adalah induk-induk science.

Apapaun GUT, saya yakin fisika belum akan menjamah : Jiwa. Itulah saya
panggilkan difinisi Houston Smith : Dunia Besar (Jagadraya, dengan jiwa
didalamnya). Nah itu tentu akan menyakngut menjadi kebudayaan, politik,
ekonomi, religi, dll, magik, paranormal, metafisika, yah semua yang pernah
dibahas dialamai manusia. Metafisika adalh hanya karena belum diketahui
rumusnya. Kalu sudah tahu menjadi fisika. Dulu Wagener 1915 dengan satu data
sebut Afrika-Amerika adalah gabung, saat itu masih metafisika, kini engga
lagi, dah jadi plate tectonic.

Manusia hanya tahu sedikit ilmu. Tak mungkin ilmu bisa tahu semua yang ada
dialam Dunia Besar yang saya lebih senang dengan difinisi Prof.
Koesoemadinata (2001) : Sunnatulloh. Maka lebih suka ku cari penyelesaian
GUT plus ini. Melihat banyak-meluaskan diri, akan lebih mudah mendapatkan
detilnya. Atau detil mungkin gag menarik lagi.

Selama masih belum atau silit diketahui, itulah rejeki manusia
yangmengerjakannya. Kalau sudah diketahui, yah gag ada diperlukan lagi
pekerjanya. Misal, stuktur, atau dimana minyak mudah diketahui oleh orang,
misal sekarang adalah yang punya duwit, ya geologist, atawa geophycisit gag
diperlukan lagi kerja.  Gag gitu ?


Salam,
Maryanto.



-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, October 09, 2003 10:02 Pagi
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [fogri] geologist = local knowledge, geophysicist = general
theory



>pak vicky,....
>mohon penjelasan,..... apakah memang didalam geofisika reservoir secara
umum
>geologist diperlukan untuk "local knowledge", sedang geophysicist main di
>"general theory"?
>
>adb
>

Kang Andang ulasan saya ini hanya berdasar pengalaman pribadi serta hasil
baca-baca bebrapa artikel.  Mungkin ada temen lain yg mempunyai pandangan
berbeda silahkan di-'share'.

Saya rasa hal ini karena sifat natural dari ilmu itu sendiri yg menyebabkan
geologi lebih kental terhadap local knowledge, sedang geofisika lebih kental
dengan general theory. 
Geofisika berpangkal pada ilmu fisika yg kaidah-kaidahnya mempunyai sifat
sangat general dengan rentang penerapan ruang-waktu cakupannya sangat luas
dari mikro kosmik (atom-quark) hingga "inter stellar".  Ilmu fisika ini
mempunyai basis teoritis - fisika teori, fisika experimen (baik pengujian
teori maupun tujuan aplikasi), serta fisika aplikasi (terapan) salah satunya
fisika kedokteran yg barusaja memenangkan Nobel dengan MRI (Magnetic
Resonance Imagery). 
Geologi pada awalnya merupakan ilmu yg didasarkan pada kecanggihan observasi
(pengamatan) lokal, namun perkembangan ilmu geologi ini juga akhirnya
mempunyai kelompok cabang ilmu geologi murni, serta aplikasi, bahkan saat
ini sudah banyak experimen-experimen geologi yg dilakukan misalnya dengan
membuat simulasi pengendapan dalam studi sequence stratigrafi, juga ada
experimen 'memecah' plasticine utk experimen geologi struktur. 

Nah reservoir geophysics merupakan gabungan keduanya (geologi dan
geofisika). Namun ada juga yg menggabungkan Reservoir Characterisation (RC)
sebagai gabungan Petrophysics dan Geophysics. Geologi sendiri juga sudah ada
dikedua bidang ilmu tsb. Petrophysics ada yg menganggap bagian dari
engineering, tapi rasanya engineeringnya ndak banyak dalam RC.

Dalam membuat melakukan studi RC seringkali geologi diharapkan menyumbangkan
"model" sebagai pendekatan sebagai 'syarat batas', sedangkan geophysics
memberkan rumusan fisisnya. 

Makanya kalao cari kerja biasanya geologist ditanya sesuatu yg berhubungan
dengan "local/specific knowledge" ... pernah kerja di deltaic ?, carbonates
? bahkan pernah kerja di Delta Mahakam ? karena diversity (keberagaman) dari
kondisi geologi ini sangat besar.

Dalam seismic stratigrafi juga mirip lihat kutipan dari references dibawah :

White (1995) stated : Just as seismic stratigraphy united seismic
interpretation and sedimentary geology, so too will seismic lithology
inevitably entail integration of seismology and petrophysics. The results
rely on petrophysical modeling, and collaboration between seismologists and
petrophysicists is needed to understand a seismic response of a large volume
of rock. Some impressive innovations have been made over the last decade to
satisfy this need.  

Moga-moga saja dengan Joint Convention menjadikan Geoscience ini lebih
menyatu.

RDP

references : 
>From Pictures to Properties, Symbiosis of Petrophysics and Geophysics, Prof.
Ir. M. Peeters (Colorado School of Mines)
http://www.mines.edu/~mpeeters/Paris_peeters_final.doc

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke