Bung Vicky amat tepat menggambarkan geologi-geofisika-fisika-natural
science.

Fisika digambarkan sebagai "induknya science" (sebelum kusebut Dunia Besar
difinisi Houston Smith), dengan rentang ruang dan waktu yang amat lebar,
dari atom hingga jagadraya. Rumusan-rumusan fisika tentu amat bisa digunakan
untuk menerangkan peristiwa geologi. Geologi adalah dari pengamatan detail
variasi dari pengamatan bumi, yang juga peristiwa alam, yah peristiwa fisika
juga, dimulai dari pengamatan lapisan permukaan, lalu mendalam kebeberapa km
pengamatan. State of the art masih kadang belum sampai diluar lempeng 100 km
dalam, dengan menyebut "beyond tectonic".  Lalu geodinamik mulai
menjabarkannya, untuk mengetahui sampai pada inti bumi. Geologi tak lain
adalah suatu bidang detil fisika dalam bidang bumi saja. Gag ada geologi
yang tak bisa dijabarkan dengan ilmu fisika. Dari berangkat mulai fisika,
maka geologi itu adalah di-hibrit-kan, dicari 

Keterbatasan ilmu yang bisa didapat seorang mahasiswa pada suatu kuliah,
menyebabkan masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan. . Geofisika
lalu sebagai 


-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, October 09, 2003 10:02 Pagi
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [fogri] geologist = local knowledge, geophysicist = general
theory



>pak vicky,....
>mohon penjelasan,..... apakah memang didalam geofisika reservoir secara
umum
>geologist diperlukan untuk "local knowledge", sedang geophysicist main di
>"general theory"?
>
>adb
>

Kang Andang ulasan saya ini hanya berdasar pengalaman pribadi serta hasil
baca-baca bebrapa artikel.  Mungkin ada temen lain yg mempunyai pandangan
berbeda silahkan di-'share'.

Saya rasa hal ini karena sifat natural dari ilmu itu sendiri yg menyebabkan
geologi lebih kental terhadap local knowledge, sedang geofisika lebih kental
dengan general theory. 
Geofisika berpangkal pada ilmu fisika yg kaidah-kaidahnya mempunyai sifat
sangat general dengan rentang penerapan ruang-waktu cakupannya sangat luas
dari mikro kosmik (atom-quark) hingga "inter stellar".  Ilmu fisika ini
mempunyai basis teoritis - fisika teori, fisika experimen (baik pengujian
teori maupun tujuan aplikasi), serta fisika aplikasi (terapan) salah satunya
fisika kedokteran yg barusaja memenangkan Nobel dengan MRI (Magnetic
Resonance Imagery). 
Geologi pada awalnya merupakan ilmu yg didasarkan pada kecanggihan observasi
(pengamatan) lokal, namun perkembangan ilmu geologi ini juga akhirnya
mempunyai kelompok cabang ilmu geologi murni, serta aplikasi, bahkan saat
ini sudah banyak experimen-experimen geologi yg dilakukan misalnya dengan
membuat simulasi pengendapan dalam studi sequence stratigrafi, juga ada
experimen 'memecah' plasticine utk experimen geologi struktur. 

Nah reservoir geophysics merupakan gabungan keduanya (geologi dan
geofisika). Namun ada juga yg menggabungkan Reservoir Characterisation (RC)
sebagai gabungan Petrophysics dan Geophysics. Geologi sendiri juga sudah ada
dikedua bidang ilmu tsb. Petrophysics ada yg menganggap bagian dari
engineering, tapi rasanya engineeringnya ndak banyak dalam RC.

Dalam membuat melakukan studi RC seringkali geologi diharapkan menyumbangkan
"model" sebagai pendekatan sebagai 'syarat batas', sedangkan geophysics
memberkan rumusan fisisnya. 

Makanya kalao cari kerja biasanya geologist ditanya sesuatu yg berhubungan
dengan "local/specific knowledge" ... pernah kerja di deltaic ?, carbonates
? bahkan pernah kerja di Delta Mahakam ? karena diversity (keberagaman) dari
kondisi geologi ini sangat besar.

Dalam seismic stratigrafi juga mirip lihat kutipan dari references dibawah :

White (1995) stated : Just as seismic stratigraphy united seismic
interpretation and sedimentary geology, so too will seismic lithology
inevitably entail integration of seismology and petrophysics. The results
rely on petrophysical modeling, and collaboration between seismologists and
petrophysicists is needed to understand a seismic response of a large volume
of rock. Some impressive innovations have been made over the last decade to
satisfy this need.  

Moga-moga saja dengan Joint Convention menjadikan Geoscience ini lebih
menyatu.

RDP

references : 
>From Pictures to Properties, Symbiosis of Petrophysics and Geophysics, Prof.
Ir. M. Peeters (Colorado School of Mines)
http://www.mines.edu/~mpeeters/Paris_peeters_final.doc

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke