2008/12/23 [ andry ] <[email protected]> > > sumber : > http://alonrider.wordpress.com/2008/07/04/safety-yang-bukan-basa-basi/ > > ================ > Safety yang Bukan Basa > Basi<http://alonrider.wordpress.com/2008/07/04/safety-yang-bukan-basa-basi/> > > [image: riding boncengan] > > Seorang rekan datang ke kantor dengan kaki pincang. Lututnya memar. Mata > kaki kirinya lebam dan tergores. Dedi, sang teman, itu, mengaku terpeleset > ketika menikung di pertigaan Jalan Antasari TB Simatupang, Jakarta Selatan. > Sambil meringis memegangi kakinya, dia bergumam : > > *"Padahal saya kenal betul jalan itu, karena tiap hari lewat." * > > Menurut Jusri Pulubuhu, *training director* dan *founder* Jakarta > Defensive Driving Consulting *(JDDC)<http://www.drivingsolution.com/main.php> > *, kelalaian adalah faktor penyebabnya. Secara psikologis seseorang akan > terbiasa dengan lingkungan berbahaya walaupun tingkat bahayanya tinggi *(high > risk expossures)*. Jika selalu berintraksi sehari-hari dengan kondisi > tersebut, akan mengalami *imune* (kebal). > > Seperti yang dikatakan Jusri : > > *"Pada saat itulah tingkat kewaspadaannya akan menurun dan lengah."* > > Pada saat lengah, ujar penyandang *master instructor in on-off road > defensive and skill driving* for Schlumberger Group di North America, > Europe, Australia dan Asia, itu, segala kualitas kemampuan juga ikut > menurun, maka tidak heran kecelakaan pada kondisi ini terjadi. Jusri > menyebut : > > *"Solusinya, tanamkan dibenak untuk selalu waspada dan waspada." > * > > Rekan tadi mungkin sedikit lebih beruntung dibandingkan korban kecelakaan > lalu lintas yang tinggi di Indonesia. Data Kepolisian Republik Indonesia, > yang dikeluarkan Departemen Perhubungan, mengungkapkan rata-rata kematian di > jalan raya mencapai 36 ribu orang per tahun dan 80 persen melibatkan > pengendara sepeda motor. Menurut Jusri, kesalahan utama pengendara adalah > salah mengantisipasi. > > Wakil Direktur Lalu Lintas Mabes Polri, Kombes Pol A.K Adjar Triyadi, punya > ungkapan menarik soal sepeda motor. Ibaratnya, kata dia : > > *"Motor itu besi yang dibungkus daging (orang). Berbeda dengan mobil yang > dagingnya dibungkus besi."* > > [image: bebeker berhelm cetok] > > *Helm cetok, masih banyak pengendara yang menggunakan. Walau secara > kualitas dan perlindungan, sangat meragukan. > * > > Jusri yang kenyang pengalaman *safety riding* di luar negeri ini > menegaskan, seorang biker harian harus sadar apakah dirinya layak untuk > mengendarai mobil atau motor hari ini? Dan apakah kendaraan siap dan laik > jalan? Terakhir adalah selalu fokus dan waspada. Jusri menegaskan : > > *"Karena mengemudi adalah full time job. Kalau hanya sekedar iseng, atau > Anda sedang sakit jangan berkendara."* > > *Killing Field Di Jalan Raya* > > Data *Asian Development Bank (ADB) <http://www.adb.org/>* yang dilansir > pada 2004 menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan di Indonesia > mencapai 30 ribu jiwa per tahun, atau 82 orang per hari. Data juga > menyebutkan : > > *Total kerugian akibat kecealakaan tak kalah besar, Rp 41 triliun setahun, > setara 2,91 dari Gross Domestic Product (GDP). * > > Sementara data jumlah kecelakaan dari kepolisian pada 2007, tercatat 16.548 > kasus dengan kerugian materil mencapai Rp 103,29 miliar. > > [image: cityriding] > > Pantas jika Wakil Presiden Jusuf Kalla merasa miris, karena jumlahnya jauh > lebih besar dari korban flu burung. Kalla mengatakan, seperti dikutip * > tempointeraktif <http://www.tempointeraktif.com/>,* dalam Peresmian Pekan > Nasional Keselamatan Jalan Raya, akhir April silam. > > *"Flu burung selalu menjadi perhatian besar di dunia, kita sering dimaki, > padahal korban flu burung cuma seratus orang per tahun." * > > ** > > Menurut Kalla, kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat semakin banyaknya > jumlah motor yang beredar di jalanan, ditambah mobilitas penduduk yang > tinggi dan jalan yang rusak. Saat ini, kata dia, ada sekitar 35 juta sepeda > motor beredar per harinya. > > Kalla mengatakan : > > *"Ditambah dengan teknologi kecepatan sepeda motor yang dulu 50 kilometer > per jam, sekarang 100 kilometer per jam."* > > Teknologi yang semakin berkembang tersebut, tentu menuntut ketrampilan dan > perhatian ekstra bagi penggunanya. Untuk itu, Kalla menegaskan perlunya > harmonisasi dari semua pihak. > > [image: forwot touring 2] > > *Jusri Pulubuhu* <http://www.drivingsolution.com/main.php> menyebutkan, > jalan raya tak ubahnya *killing field*. Pemahaman tentang keselamatan, > kata dia, belum menyatu dengan individu. Peran *leader*, baik kepala > pemerintahan maupun pimpinan perusahaan sangat penting. Menurut Jusri : > > *"Kepedulian soal safety jangan berhenti sebagai slogan. Itu harus > dilakukan secara konsisten, dari pimpinan tertinggi turun ke petinggi > dibawahnya."* > > *Kepedulian Bersama* > > Sejumlah pabrikan sepeda motor dan pelaku industri lain pun turut prihatin > dengan tingginya angka kecelekaan sepeda motor. Salah satu produsen sepeda > motor yang konsisten dengan program *safety riding* (keselamatan > berkendara) adalah *PT Astra Honda Motor (AHM)<http://www.astra-honda.com/> > * yang sejak 2002 mempelopori kampanye *safety riding* di Tanah Air. > > Menurut *Senior GM Technical Service Div./Safety Riding Center* AHM A.S. > Tedjosiswojo, sepeda motor memiliki kontribusi terhadap angka kecelakaan. > Dan AHM sebagai produsen memiliki tanggung jawab melalui program *safety > riding* yang menjadi tugas mulia dan berkontribusi terhadap keselamatan > berkendara. > > [image: ahmsafety] > > Begitu pula *Yamaha Motor Kencana Indonesia > (YMKI)<http://www.yamaha-motor.co.id/> > * yang sejak lama menggelar program Yamaha Safety Riding Science. > Dyonisius Beti, Wakil Presiden Direktur YMKI menjelaskan, program itu > merupakan bukti komitmen perusahaan terhadap keselamatan berkendara pengguna > motor di Indonesia dan sejalan dengan gerakan *safety riding* yang > dikampanyekan dunia. > > [image: yamahasafety] > > Sedangkan *Shell Indonesia <http://www.shell.com/home/content/id-en> *juga > mempelopori kampanye keselamatan dengan serangkaian program yang mendidik. > Diantaranya > dengan meluncurkan kampanye *Child Safety* atau Keselamatan Anak-Anak yang > bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua dan anak-anak mengenai bahaya > yang mungkin terjadi di sebuah SPBU. > > Pada akhir Maret 2008 lalu, Shell menggelar kampanye keamanan berkendara di > Blitz Megaplex, Jakarta. Sejumlah klub motor besar dan komunitas sepeda > motor meramaikan acara yang dibarengi nonton bareng MotoGP. Menurut Ria R > Christina, Brand & Communication Manager Shell Indonesia, acara itu untuk > meningkatkan kesadaran keamanan para pengendara motor Tanah Air. > > [image: shellsafety] > > Bintarto Agung, Ketua *Indonesia Defensive Driving Centre > (IDDC)<http://www.iddc.co.id/> > *, salah satu pembicara yang dihadirkan Shell, menyebutkan, persoalan > keselamatan dan keamanan bersepeda motor sangat tergantung kondisi mental > seorang biker. Bintarto mengatakan : > > *"Saya kira, dengan saling respect antar sesama pengguna jalan, mematuhi > peraturan lalulintas yang berlaku, akan mampu mengurangi kecelakaan di > jalan."* > > Akhir Mei lalu, Shell juga meluncurkan program *"Road Safety: Think > Safety, Act > Safely"<http://www.shell.com/home/content/id-en/news_and_library/press_releases/2008/press_release_road_safety_program_indonesian_280508.html> > * dengan melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Jakarta. Program > yang merupakan bagian dari investasi sosial/CSR Shell Indonesia ini > bertujuan memberikan kontribusi secara aktif terhadap keselamatan dan > keamanan berkendara di jalan. > > Klub roda dua yang sudah mapan, seperti *Honda Tiger Miling List > (HTML)<http://honda-tiger.or.id/> > *, Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ), *Yamaha MX Club Indonesia > (YMCI)<http://www.ymci.web.id/> > *, *Depok Tiger Club (Detic) <http://detic.honda-tiger.or.id/>*, *Yamaha > Vega Mailing List (YVML) <http://yamaha-vega.or.id/>*, *Suzuki 2 Wheels > Community (S2W) <http://www.suzuki-2wheels.or.id/main/index.php>*, dan > lain-lain melengkapi diri dengan aturan baku organisasi mengenai keselamatan > berkendara. Pelan tapi pasti kesadaran untuk mengutamakan keselamatan di > jalan mulai menjadi kebiasaan. Walau baru sebagian kecil yang melakukan, > setidaknya ada yang peduli, dari pada tidak sama sekali. > > *Persiapan Riding* > > Naik motor itu mudah. Putar kunci kontak, starter, masukan gigi, gas, > dan…go! Namun apakah segampang itu riding? Setidaknya ada sejumlah aturan > mendasar yang wajib dipatuhi seorang biker yang bertanggung jawab. Kenapa > bertanggung jawab? Ya, sang *biker*, selama berkendara, harus mempunyai > tanggung jawab yang tinggi terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain > di sekitarnya. > > [image: ktmrider] > > Langkah sederhana, namun ternyata sulit dilakukan bila tidak > dibiasakan:selalu memeriksa kondisi motor sebelum digunakan. > > Ini yang saya lakukan saban hari sebelum *menunggang* motor. Hal ini perlu > saya lakukan mengingat jarak tempuh yang cukup jauh sekali jalan menuju ke > tempat kerja: 42 kilometer. > > *Riding Gear :* > > *Helm fullface with balaclava.* > > [image: helmfullface] > > *Sepatu biker.* > > [image: sepatubiker] > > *Knee protector.* > > [image: kneeprotector] > > *Glove with protector.* > > [image: glove] > > *Full bodyprotector.* > > [image: fullbody] > > *Jaket.* > > [image: jaket] > > *Cek Motor :* > > *Head lamp harus nyala.* > > [image: lampudepan] > > *Lampu belakang dan rem menyala.* > > [image: lampubelakang] > > *Cek rem depan belakang.* > > [image: remdepan] > > *Sein kiri-kanan depan-belakang nyala.* > > [image: sein] > > *Cek tekanan angin dan kondisi ban.* > > [image: tekananangin] > > *Tegangan dan kondisi rantai.* > > [image: cekrantai] > > *Cek posisi spion.* > > [image: spionok] > > *Setelah OK, lakukan pemanasan / peregangan tubuh.* > > [image: pemanasan] > > Satu lagi yang sangat penting, yaitu sikap berkendara : > > *Mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Dan respect terhadap > pengguna jalan lainnya.* > > *Servis Rutin: Wajib!* > > Disamping cek harian, rutin servis di bengkel juga perlu dilakukan. > Biasanya setiap 1500 kilometer. Jarak tempuh sejauh itu saya capai dalam > waktu kurang dari sebulan. Servis rutin selalu dibarengi dengan penggantian > oli. Pelumas standar pabrikan sudah mencukupi untuk digunakan di motor > standar. > > Lalu apakah tidak boleh menggunakan oli selain pelumas standar? Tentu boleh > dan bisa dilakukan. Hanya saja, konsumen wajib mengetahui kualitas oli > pengganti tersebut. Cara paling mudah: beli pelumas bermerek yang populer, > semacam: Pertamina, Shell, Castrol, Repsol, Petronas, dan lain sebagainya. > > *Shell Advance<http://www.rileks.com/ragam/?act=detail&artid=15082006101321> > * misalnya, yang dilengkapi DPA (*Dynamic Performance Additive*). DPA > merupakan teknologi pendukung yang terbukti dan dipercaya dapat membantu > mengatur oksidasi di dalam mesin yang membuat pelumas tetap *"young and > fit"* , sehingga para pengendara sepeda motor dapat merasakan daya respon > yang lebih dari sepeda motor mereka. > > [image: shell advance] > > Shell Advance juga mencegah penguraian didalam mesin, sehingga pelumas > terus bekerja sampai saat penggantian pelumas yang berikutnya. Selain itu > Shell Advance juga memiliki detergen khusus yang mendukung kebersihan > komponen dengan melepaskan kemudian meluruhkan partikel karbon hitam yang > membandel secara aman. Kelebihan-kelebihan tersebut dapat membantu > meningkatkan kinerja mesin motor sehingga menjadi lebih prima. > > Keunggulan dari performa dan teknologi yang dimiliki Shell Advance telah > diuji di ajang balap internasional oleh Ducati. Shell Advance telah berhasil > meraih kepercayaan dari tim Ducati pada ajang MotoGP dan Superbike. > > Terus oli apa yang saya gunakan? Sampai hari ini saya masih setia dengan > oli pabrikan: Yamalube 4T. Selain harganya terjangkau, juga ada edisi khusus > kemasan Yamalube Goes To MotoGP: Valentino Rossi sedang *ngepot*ditikungan. > > [image: yamalubemotogp] > ================ > > -- > - B 6193 KPL - KHCC 011 - HCST 015 - > Wear a helmet! Even if you don't care about yourself, I'll bet someone does > ! > http://www.jalanraya.net/ > http://www.tokohelm.com/ > http://adventuride-indonesia.com/ > http://www.andryberlianto.co.cc/ > ---------------------------------------------- > > > >
-- IfYouTolerateThisYourChildrenWillBeNext bowie --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ --- We moderators work for free only for your convenience in our milis. Help us and obey the rules or be gone! --- . To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [email protected] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
