Nah mangkanya... Terlanjur dah bnyk APBD dr tiap2 daerah yg terpakai dan biar ga mubazir, marilah kita cintai sepakbola nasional, termasuk liga domestik kita...
Forza DISL (Djarum Indonesia Super League) !!! Note : tambahan info, laskar wong kito berhasil mengalahkan Pelita Jaya dg skor 1-0 Sent from my Bold(y) Device® Punya INDOSAT -----Original Message----- From: ricky rizkiawan <[email protected]> Date: Fri, 30 Jan 2009 20:13:32 To: <[email protected]> Subject: [ForBas] Re: [InBike] Umpatan-umpatan di Jalan Raya Jakarta " iye... buat ngasih ke persija... kasian ya hari gni masih di subsidi.. dana yang seharusnya buat pendidikan dan kesehatan malah buat ngebiayain tim sepakbola yang ga jelas.... kasian ya para tim sepakbola yang katanya profesional tapi masih menggantungkan hidup sama APBD..." " kalo cuman jut jut wajar itu namanya pembinaan ini ampe milyar milyaran..." ya elah..di bahasnya jadi serius dana sepakbola..wkwkwkwkkw... belom lama ini...Persib juga minta tambahan dan apbd "XX" Milyar, dikarenakan dana 16 milyar sebelumnya ngga cukup untuk perjalanan persib ngadepin ISL....preeett cuih lah....! ..... regards, "semut diseberang lautan keliatan jelas bgt, gajah di depan idungnye sendiri...ampe kaga liat " ________________________________ From: sige - <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, January 28, 2009 2:38:04 PM Subject: [ForBas] Re: [InBike] Umpatan-umpatan di Jalan Raya Jakarta kemana aja mas bro?? kalo cuman jut jut wajar itu namanya pembinaan ini ampe milyar milyaran... 2009/1/28 bowie <[email protected]> waksssssssssss........ jadi pajak yg kita bayar buat bayar para pemain bola ...busyetttt dahhhh 2009/1/28 [ andry ] <[email protected]> hah. serius luh .... kasian amat ........ 2009/1/28 sige - <[email protected]> iye... buat ngasih ke persija... kasian ya hari gni masih di subsidi.. dana yang seharusnya buat pendidikan dan kesehatan malah buat ngebiayain tim sepakbola yang ga jelas.... kasian ya para tim sepakbola yang katanya profesional tapi masih menggantungkan hidup sama APBD... 2009/1/28 ricky rizkiawan <[email protected]> ke kantong ane kang...hehehhehe..... Rizky Training & Development Team FTM & Media Channel KPPTI PB Lt.2 Phone : 0856 888 0301 / 021 689 72 689 Email : [email protected] ________________________________ From: bowie <[email protected]> To: [email protected] Cc: forbas <[email protected]> Sent: Wednesday, January 28, 2009 1:44:21 PM Subject: [ForBas] Re: [InBike] Umpatan-umpatan di Jalan Raya Jakarta alasan klise dari pak wagub... padahal sudah lama Jakarta jalanannya byk yg tidak di aspal baru... kemana aja yahh uang pajak kita ..hiksss.... 2009/1/28 [ andry ] <[email protected]> jreng .. jreng ... SIKAT HABIS DARI SINI ================ Umpatan-umpatan di Jalan Raya Jakarta / Artikel Terkait: * Jalan di Jakarta Utara Rusak Paling Parah * Jalan Rusak Mencapai 30 Persen * Waspada Jalan Rusak dan Berlubang * Kerusakan Jalan Meluas, Picu Kecelakaan * Jalan Rusak Mulai Merenggut Nyawa MINGGU, 25 JANUARI 2009 | 07:22 WIB Tinggal (35), warga RT 17 Blok A, Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara, bersama sepeda motor yang dikendarainya terperosok ke sebuah kolam lumpur di depan SPBU Plumpang, Jalan Yos Sudarso, Kamis (22/1) siang. Meski tidak sampai terbuang atau terluka, dia mengumpat pengendara mobil yang membuatnya hampir terjungkal. Dia berusaha menegakkan kembali sepeda motornya yang nyaris rebah. Beruntung saat itu tidak banyak kendaraan melintas. "Kalau ramai seperti waktu pagi dan sore, saya mungkin sudah ditabrak. Jalan rusak malah dibiarkan bertambah hancur. Belum ada juga tanda-tanda akan diperbaiki," kata dia. Seorang pejalan kaki, Zamal (40), datang menolong. Pria penganggur itu membantu menepikan sepeda motor milik Tinggal. "Kejadian ini yang kedua kali saya alami. Pada bulan Desember 2008 saya nyaris terperosok lubang di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading. Saya sampai sekarang tidak habis pikir, mengapa pemerintah lamban memperbaiki jalan rusak ini," kata Tinggal yang dibenarkan Zamal. Ketika Kompas melintasi kawasan Plumpang siang itu, lumpur juga mengotori celana panjang Slamet (39), anggota satpam yang sehari-hari berjaga di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Jalan Yos Sudarso. Lumpur itu juga mengenai telapak kaki hingga lututnya saat ia terperosok di lubang jalan. Slamet (39) menuturkan, dalam seminggu ada 3-4 pengendara sepeda motor terperosok lubang. Ada lebih dari lima angkutan kota dan truk patah as atau mogok di jalan rusak. Jika ada warga yang saban hari melintasi beberapa ruas jalan utama di Jakarta, ia dengan mudah menyaksikan kerusakan badan jalan. Hingga kini, sebagian jalan itu memang sudah diperbaiki, tetapi sebagian lain masih rusak, seperti Yos Sudarso, Boulevard Barat, Ahmad Yani, DI Panjaitan, MT Haryono, dan Perintis Kemerdekaan. Pada musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan atau penuh kolam kecil. Di jalan rusak itu sering terdengar umpatan pengguna jalan yang kesal terhadap keadaan jalan. Kondisi terparah saat ini terlihat di ruas Jalan Yos Sudarso dan Boulevard Barat. Ruas Jalan Yos Sudarso antara halte GRJU, seberang kantor Wali Kota Jakarta Utara, hingga Cempaka Putih, atau sejauh hampir 2 kilometer, dipenuhi lubang kecil dan besar, lebar dan dalam yang pada saat hujan berubah menjadi kolam-kolam kecil. Begitu juga di Jalan Boulevard Barat depan Mall of Indonesia (MOI). Selain tidak nyaman dilalui, jalan rusak menimbulkan kecelakaan lalu lintas. "Pemerintah harus bertanggung jawab dengan sungguh-sungguh melayani masyarakatnya. Segera perbaiki jalan rusak, yang semakin sulit dilalui itu," kata Direktur Eksekutif Masyarakat Pemantau Kebijakan Eksekutif dan Legislatif Jakarta Sugiyanto. Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto ketika ditanya wartawan seusai pelantikan Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono pada Kamis siang juga mengaku prihatin. Seharusnya jalan rusak diperbaiki karena mengancam keselamatan pelintas. Dia mengaku sempat terkejut ketika mengetahui anggaran perbaikan jalan di DKI Jakarta pada tahun 2008 hanya Rp 60 miliar. Dana itu dinilainya sangat kecil mengingat Jakarta merupakan etalase nasional. Prijanto menyatakan, perbaikan berupa penambalan jalan yang rusak selama ini sering tidak tahan lama akibat keterbatasan dana dalam hal peningkatan mutu jalan. Bagaimana mungkin dapat meningkatkan kualitas jalan jika anggaran terbatas. "Kita berharap tahun ini lebih baik," kata dia. Kata Prijanto, upaya penambalan jalan rusak secara darurat terus dilakukan. Perbaikan permanen dengan lapisan aspal atau beton baru dilakukan setelah musim hujan berlalu. Pada tahun 2009 tersedia anggaran Rp 300 miliar untuk perbaikan jalan rusak. Pemprov tetap serius dan bertekad memperbaiki jalan agar nyaman dilalui. (CAL) Sumber : Kompas Cetak ================ -- ---------------------------------------------- http://www.jalanraya.net/ http://www.andryberlianto.co.cc/ ---------------------------------------------- -- Warm Regrads, sige [rebel rider] __________________ Stones taught me to fly Love taught me to cry Life taught me to die Save a tree...please don't print this email or the attachment unless you really need to together we can make the difference -- ---------------------------------------------- http://www.jalanraya.net/ http://www.andryberlianto.co.cc/ ---------------------------------------------- -- Warm Regrads, sige [rebel rider] __________________ Stones taught me to fly Love taught me to cry Life taught me to die Save a tree...please don't print this email or the attachment unless you really need to together we can make the difference --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ --- We moderators work for free only for your convenience in our milis. Help us and obey the rules or be gone! --- . To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [email protected] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
