Hebat yah.

 

Walaupun sudah lama absent.masih menjadi bahan berita..

 

 

PG

 

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of bayu pelangi
Sent: Friday, March 02, 2007 3:00 PM
To: [email protected]; [email protected]
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Cendana Dukung Foke

 

Cendana Dukung Foke

*KOTA, WARTA KOTA - *Keluarga Cendana ikut berkepentingan pada pemilihan
kepala daerah (Pilkada) DKI 2007. Dari sebuah sumber yang cukup dipercaya,
pihak Cendana memberi suport ke Fauzi Bowo untuk maju mencalonkan diri.
Sumber itu menyebutkan, selain Cendana, Ketua Umum Partai Karya Peduli
Bangsa (PKPB) R Hartono juga mendorong Fauzi Bowo untuk maju dalam pemilihan
gubernur DKI Agustus mendatang.

Ketika dikonfirmasi, Hartono membenarkan. Kata dia, PKPB akan mensuport
pencalonan Fauzi Bowo. "Kalau kita bicara soal pemimpin daerah yakni
bagaimana kedekatannya dengan rakyat, Fauzi sangat memperhatikan hal-hal
seperti itu," kata Hartono, Kamis (1/3).

Hartono mengatakan, pihaknya sudah menentukan sikap sejak sebulan lalu.
"Dia itu sudah lama berkecimpung di birokrat. Kalau gak salah sudah 30
tahun, latar belakang pendidikannya sangat mendukung. Saya sangat dekat
dengan beliau," katanya.

Menurut Hartono, sebelum memutuskan untuk memberi dukungan pada Fauzi, ada
tujuh calon yang kita seleksi. Namun di DPP nampaknya Fauzi Bowo yang
dinilai paling cocok menjadi Gubernur DKI Jakarta," tegas Hartono. Pihaknya,
lanjut Hartono, sudah memberikan surat resmi dukungan kepada Fauzi Bowo.
"Dan mudah-mudahan itu menjadi kekuatan dirinya menuju kursi gubernur,"
katanya.

Mengenai wakil gubernur, PKPB menyerahkan sepenuhnya kepada Fauzi Bowo,
apakah dari sipil atau militer. "Tapi saya sarankan kepada Fauzi bahwa wagub
DKI mendatang tetap harus tahu seluk-beluk dan permasalahan ibu kota,"
katanya.
Saat ditanya apakah ada rencana PKPB berkoalisi dengan partai lain agar
dapat menambah perolehan suara saat pilkada Agustus mendatang, Hartono
mengatakan, itu menjadi tugas tim sukses Fauzi Bowo.

"Waktu saya ke rumahnya, saya pesankan kepada Fauzi kalau memang sekarang
Jakarta sudah dianggap sukses namun ke depan lebih memperhatikan rakyat. Ini
kota metropolitan, kalau pembangunan yang dilakukan itu banyak merugikan
rakyat kecil itu berarti pembangunan yang gagal," imbuhnya.

Sementara itu, Agum Gumelar membatalkan rencananya ikut serta dalam konvensi
pemilihan kandidat calon gubernur (cagub) yang digelar Partai Golkar. "Saya
nggak akan menggembalikan formulir, saya nggak mau ikut konvensi. Golkar DKI
sudah memutuskan mendukung Fauzi Bowo, kalau saya ikut juga percuma," ujar
Agum kepada wartawan usai berbicara dalam diskusi publik di Kampus
Universitas Indonesia, Jalan Salembaraya, Kamis (1/3).

Menurut mantan Ketua KONI itu, semula dia memang berencana mengikuti
konvensi tersebut, dan meminta salah seorang stafnya untuk mengambil
formulir pendaftaran. Akan tetapi, setelah melalui berbagai pertimbangan
mantan Menteri Perhubungan itu membatalkan. "Kalau saya masuk malah nggak
bagus buat Golkar. Nanti bisa muncul konflik internal di tubuh Golkar," ujar
Agum. (dra)

*Sumber: *Warta Kota

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke