hwa hhwa hwaaa..... mas rzain ini pasti tidak tau sama sekali tentang hujan buatan. silakan anda datang ke sorowako sulawesi selatan. sebuah perusahaan swasta asing yang sangat besar sedang melakukan kontrak besar2an dengan bppt untuk mengisi waduknya hampir sepanjang tahun. ketersediaan air ini sangat mempengaruhi jumlah produksinya. kalau anda bilang hanya buang-buang uang, maka mereka sangat bodoh. mereka jelas2 menggunakan hitung2an bisnis untuk ini
bagaimana mas? ----- Original Message ---- From: rzain <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, March 5, 2007 2:20:28 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Hujan turun juga AC tidak bertentangan dengan alam meskipun ada dampak negatifnya, sedikit, sama dengan kandungan penyebab kanker pada beras. Tetapi kalau Suyoso memasang AC untuk kota Jakarta itu baru bertentangan dengan alam. Perkebunan besar manfaatnya dari pada hanma yang bisa dibasmi asal tidak menyebabkan banjir. Hujan buatan hanya bisa dilakukan bila ada awan jenuh uap air di atas sono, uap air itu pasti akan jatuh berupa air hujan bisa di Jakarta, bisa di Cerebon, bisa di Semarang dan lain-lain tergantung arah dan kerasnya angin, antara lain. Di tempat2 itu berdasarkan pengalaman penduduk memanfaatkan air hujan untuk berbagai keperluan, di mana turun hujan itu yang dinamakan kodrat alam bahkan kehendak Tuhan, kalau percaya. Dengan hujan buatan hujan dipaksa turun sebelum waktunya di mana alam tidak menghendaki bisa juga turun di tempat lain karena di gumpalan awan ada awan turbulence yang arahnya ke mana2. Hujan yang dikehendaki turun di DAS sungai Citarum turunnya di DAS sungai Ciliwung. Siapa yang akan mengganti hujan yang seharusnya jatuh tetapi dirampok oleh BPPT di daerah lain? Saya pernah iseng2 mengusulkan kepada Team BPPT agar pada bulan September pada waktu sedang lagi kering2nya di Jawa tetapi banjir di Bangladesh bagaimana kalau memanen awan di sono rakyat Bangladesh senang, petani Jawa gembira, mereka cuma nyengir2 kuda. Ketika kami kedatangan tamu dari Iran yang mengeluh curah hujan di negeri mereka kecil, iseng2 juga saya perkenalkan hujan buatan, mereka juga nyengir2 kuda karena kata mereka sudah dicoba tahun 1930. Sampai sekarang kalo hujan Team BPPT tidak bisa memastikan apakah hujan sungguhan atau buatan, berapa mm akibat hujan buatan berapa hujan sungguhan. Begitulah semua proyek mestinya melalui study, layak tehnis, layak sosial dan lingkungan. Buang2 uang sazza begitu loh mas. rzain
