Salam, Kalau seorang pejabat Perancis tidak mau berbahasa Inggris adalah hal yang BIASA.Demikian juga orang Perancis dari sopir taxi sampai penjual suvenir di Paris dan seluruh Perancis,TIDAK mau berbahasa Inggris sehingga sangat menjengkelkan orang asing(wisatawan). Pemerintah Perancis mengeluarkan uang jutaan dollar untuk membiayai Kantor Kebudayaan Perancis(Kedutaan Perancis - A.F.) di seluruh dunia untuk mengajarkan dan MEMPOPULERKAN bahasa Perancis namun sayang SUDAH TERLAMBAT 250 tahun dan keduluan oleh bahasa Inggris.
Bahkan sebenarnya bahasa BELANDA dapat menjadi bahasa dunia atau bahasa internasional karena Belanda waktu itu berkuasa di hampir separo dunia: di New York,Suriname,Afrika Selatan ,Malaya,Sri Langka, Singapore, Indonesia dan sebagian Australia( Arnhemland dan Tasmania-Abel Tasman orang Bld). Tetapi orang Belanda segera belajar dan berbahasa lokal karena mengganggap bahasanya adalah bahasa EKSKLUSIF dan ELIT, dan hanya boleh dipergunakan oleh bangsanya sendiri. Jika orang Indonesia dulu berbahasa Belanda diperolok2:Janganlah sombong apakah kamu mau jadi orang Belanda! Juga orang Belanda MENERTAWAKAN dan MENGHINA orang yang berbahasa Belanda kurang baik(Krom Hollands).Karena itu setelah 350 bahasa BElanda LENYAP dari Hindia Belanda(Indonesia) sedangkan orang Inggris MEMAKSA bangsa lain untuk berbicara Inggris karena dia tidak SUDI berbahasa lokal. Wasalam, Wal Suparmo [EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Setuju sekali dengan isi diskusi untuk lebih membanggakan bahasa sendiri untuk lebih menonjolkan pribadi bangsa. Kalau kita jalan
