Pak Wal's,

Trim's atas informasinya.
Jadi disini sudah ada kelalaian dari seorang Captain ataupun crewnya dan
bisa2 dijadikan  terdakwa dalam hal  malpraktek dari tugasnya, hheee sejak
kapan seorang Pilot bisa melakukan malpraktek?

Wassalam
Mamang



On 08 Mar 2007 18:14:39 -0800, walsuparmo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Salam.
> Pesawat terbang ydm,SAMA SEKALI tidak siap untuk mengadakan
> pendaratan darurat. Jadi pintu dan sliding ramp masih dikontrol oleh
> pilot dari kokpit.Kecuali kalau sudah ada komando kepada kabin crew:
> YELLOW SELECTORS MANUAL,PLEASE! Jadi waktu itu tidak ada pintu yang
> terbuka secara otomatis.Dan kokpit crew sudah CAO keburu meloncat
> keluar! Lain daripada pendaratan darurat di Bengawan Solo,waktu itu
> dibuka dari kokpit yang mengakibatkan pintu se-konyong2 NJEPLAK dan
> stewardes terpental keluar masuk sungai((Bengawan Solo) dan meninggal
> (sebagai tumbal).
> Itu kenyataannya, Sayang...
> Wasalam,
> Wal Suparmo
>
> --- In 
> [email protected]<Forum-Pembaca-Kompas%40yahoogroups.com>,
> Mamang <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> > Ass.Wr.Wb.
> >
> > Dapatkah diterangkan pd saya yg awan mengenai teknis di pesawat
> Boing 737
> > ini, sebab jika terjadi darurat landing dan pintu dibuka apakah
> Sliding Ramp
> > itu tidakah terbuka otomatis, kok tidak terlihat SR tsb yg
> terlihat h
> > anyalah jilatan si Jago Merah dilatar belakang Pesawat tsb. Mohon
> penjelasan
> > soal Sliding Ramp apakah harus dibuka manual dgn tenaga atau
> otomatis
> > terbuka seperti di mobil yaitu Air Baloon?
> >
> > Wassalam
> > Mamang
> >
> >
> >
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke