Dear pak Lisman, bagus sekali tulisannya.
Saya juga selalu berdoa agar komunikasi antar agama bisa mesar seperti dulum
biarlah kita masing-2 menjalani dengan konsep: agamu agamu, agamaku agamaku, 
selama kita tak saling merugikan kenapa mesti saling mengganggu?  Semoga 
hisup damai di bumi. Amin.
Lebih baik kita urusi tuh yang 'korupsi-2' atau yang seenaknya merubah 
fungsi lingkungan seenaknya snediri, tampa mempertimbangkan ruang alami yang 
cukup baik untuk keseimbangan banguna-2 menjuang tinggi apalagi yang merusak 
lingkungan karena eksistensinya tdi tempat yang tepat.  Makam-2 malah bahkan 
digusur untuk membangun gedung-2 tinggimilik kaum pengembang yang hanya 
mencari untung.
Yang sudah ga bisa apa-2 di liang lahat saja masih diganggu gugat, bagaimana 
ya "bangsa" ini?
Salam hijau lestari,
Ning P
----- Original Message ----- 
From: "Lisman Manurung" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, July 19, 2010 8:11 PM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Pak Tif, Penyaliban Tak Berhubungan 
Dengan Tragedi Moral Ariel Cs!


> Tampaknya kesan hero semakin meningkat di kalangan yang sebarisan dengan
> Pak TS ini. Gelora membara untuk merendahkan ummat beragama lainnya telah 
> semakin semakin meninggi. Padahal ini mengacam semangat kebersamaan di 
> relung hati anak-anak bangsa.
>
> Hari ini pembongkaran bangunan gereja berlanjut di Bogor. Minggu depan 
> mungkin di Sumbar, di mana pilkada telah dimenangkan oleh partainya pak 
> TS.
>
> Saya tidak yakin bahwa semua kaum Muslim merasa perlu menyegel gereja.
> Namun bagi ummat Kristiani langkah pak TS ini membuat perasaan ciut. 
> Apalagi di berbagai kesempatan beliau juga keras dan tidak segan-segan 
> main pukul segala.
>
> Hari-hari ini perasaan kecut semakin meningkat di lingkungan nasrani di 
> negeri ini. Belum lagi semakin gencarnya aksi untuk mendorong 
> petinggi-petinggi pindah agama.
> Terkesan bahwa kaum nasrani semakin dipojokkan. Bukan rahasia lagi bahwa 
> aksi busana berjilbab yang semakin ketara di kantor-kantor milik negara 
> termasuk di TNI. Hal ini tidak dilakukan tatkala negeri ini sepakat untuk 
> merdeka dari tangan penjajah.
>
> Saya terbayang hal yang mengerikan jika langkah ini berlanjut di masa 
> depan. Semangat heroik sepertinya mulai semakin dirasakan oleh kalangan 
> tertentu terlihat setiap berhasil menyegel gereja.
>
> Namun marilah kita ingat sekilas situasi di masa lalu, menjelang invasi 
> serdadu AS ke Bagdad. Tak seorangpun di negeri ini yang percaya bahwa AS 
> akan berani masuk ke Bagdad atau Afganistan. Nyatanya kini tidak ada 
> istilah yang lebih tepat untuk mengatakan bahwa dua negeri itu diduduki 
> AS. Pakistan? Orangpun lupa beberapa tahun yang lalu seorang pendeta kulit 
> putih dibakar hidup-hidup di sana. Dan orang mungkin tidak sadar bahwa tak 
> satupun lokasi yang tidak dapat diraih roket-roket AS di Pakisan hari-hari 
> ini.
>
> Pejabat-pejabat militer AS menurut hemat saya bukanlah orang-orang yang 
> taat beragama. Pejabat-pejabat militer AS tidak berkantor di negerinya, 
> tetapi hampir di semua belahan bumi ini. (Arahkan google maps anda untuk 
> menjangkau pulau Guam, sekitar 2000 kilometer di lepas pantai RI). Namun 
> jika komunitas Kristen lokal diteror, maka mereka menilai bahwa penguasa 
> di negeri ini mulai mengejek mereka, lebih-lebih dengan semakin gentingnya 
> posisi dominan AS dengan bangkitnya Cina sebagai kekuatan pembanding.
>
>
>
>
>
> --- On Sat, 7/17/10, Yosua Adi Perwira <[email protected]> wrote:
>
>
> From: Yosua Adi Perwira <[email protected]>
> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Pak Tif, Penyaliban Tak Berhubungan 
> Dengan Tragedi Moral Ariel Cs!
> To: [email protected]
> Date: Saturday, July 17, 2010, 9:06 AM
>
>
>
>
>
>
> Jgn2 beredarnya video Ariel ada oknum kaum elit di kementrian tertentu 
> ikut bermain spy undang2nya laku. Ini terlihat begitu kenceng blow up thdp 
> berita ini.
>
> Krn lakunya gak laris maka dibumbui statemen yg kontroversi. Maklum, 
> dagangan yg paling laris di negeri ini yg pakai gaya2 kontroversi. (maaf 
> ini hanya jln pikiran kaum awam yg tdk punya otoritas untuk kumpulin 
> bukti).
>
> On Fri Jul 16th, 2010 4:48 AM EDT Kiki Soewarso wrote:
>
>>Menteri yang tidak tahu kapasitas!!!
>>
>> always support 100% smoke free places !
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =====================================================
> Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] :
>
> 1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
>
> 2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ , 
> http://kompas.com/ dan http://kompasiana.com/
>
> 3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan 
> ke anggota
>
> 4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected]
>
> 5.Untuk bergabung: [email protected]
>
> KOMPAS LINTAS GENERASI
> =====================================================
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
> 

Kirim email ke