--- In [email protected], radityo djadjoeri
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Uda Deddy,
>    
>   Kemarin disebut-sebut di milis ini kalau pelakunya adalah anak
muda keturunan Cina.
>   Kini Anda posting artikel kalau pelakunya adalah orang Korsel.
Mana yang bener nih?
>    
>   Cho Seung-Hui...kalau dilihat namanya kok bukan nama Korea ya..
>   Hui sepertinya dari marga Cina. Kalau seperti Kim baru Korea.
>    

Mas radityo mencampur-adukkan nama depan dan nama keluarga (surname).
Kalau orang Korea, Jepang, dan China biasanya menuliskan nama keluarga
duluan, diikuti nama depan (first name). Berbeda dg kita (kalau ada
family name) dan orang barat. 

Jadi nama keluarganya adalah Cho which is a Korean name. Kim juga
Korean family name, seperti halnya Park, Lee, Chung, Jung, Choi, dst.
Jangan dibandingkan dg nama depan Hui yang mirip dg Chinese name
(given name juga biasanya, bukan marga, CMIIW). 

Kalau saya baca beberapa berita, anak tsb digambarkan sebagai "a
loner". Tidak bergaul, mengalami depresi, dirujuk ke konselor di
kampusnya. Karena dia PR di US dan blum pernah terlibat felony, jadi
dia berhak membeli handgun.. yang kemudian berakhir sangat tragis dan
menyedihkan. 



-fau



Kirim email ke