Kalopun masyarakat umum ga tahu bahwa LBH Apik telah melakukan  pendampingan 
thd perempuan dari kelompok miskin berarti kampanye dari  lembaga itu bisa 
diakatakan gagal dong..ini mungkin dapat dijadikan  bahan introspeksi buat 
kawan2 aktivis LBH Apik..

Deny Sidharta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                        
          Setuju Mbak Binny, 
  Nambahin saja, tentunya LBH APIK juga melakukan advokasi terhadap  
wanita-wanita lain yang memerlukan bantuannya. Saya percaya bahwa lebih  banyak 
klien LBH APIK yang merupakan orang biasa daripada selebritis.
  Namun bagi media massa pembelaan LBH terhadap orang biasa kurang  menarik 
untuk ditulis sebagai berita daripada pembelaan LBH terhadap  orang terkenal. 
     
    DS
    
  
  Binny Buchori <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Maaf, saya mau komentar sedikit. Saya tahu banyak tentang LBH Apik. 
Maia,
  adalah salah satu dari sekian puluh ataau sekian ratus kasus yang sudah
  dibela oleh LBH Apik. Klient LBH Apik lebih banyak orang biasa, tidak
  dikenal, dari kelompok ekonomi ke bawah, bahkan kalau mau minta bantuan LBH
  Apik harus menunjukkan bahwa mereka tidak mampu. Kalau pun LBH Apik
  mengambil kasus Maia, itu lebih karena perhitungan strategis, sekaligus
  pendidikan untuk publik, salam, binny
  
  _
  
      
                                    

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke