Tidak hanya Telkom, hampir semua BUMN itu yang kaya ya pejabatnya. Golongan 
gaji BUMN itu lain dengan gaji pegawai negeri lainya lho.....kalau gak salah 
golongan gajinya dari gol I sampai dengan IX. Ditambah tunjangan dengan masa 
kerja yang sama mungkin pegawai BUMN gajinya 3 sampai 4 kali lipat dari pegawai 
negri pada umumnya. Di tingkat kantor cabang saja, biaya pulsa telpon untuk 
pejabatnya gratis, kalau dia telpon pakai Hp pribadi akan diganti oleh kantor,  
cccckkkk, . kalau saya hitung apabila satu pejabat menggunakan telpon selama 20 
menit sehari untuk kepentingan diluar dinas berapa kalau sebulan. Belum pulsa 
Hp yang digunakan mungkin untuk menelepon kawan atau saudaranya? Ini hanya 
salah satu BUMN. Ada berapa BUMN seluruh Indonesia? Ada berapa milyar uang 
negara bocor hanya untuk nomboki biaya pulsa pejabatnya dalam sehari?
Mungkin dapat untuk memberi makan orang miskin atau yatim piatu beribu-ribu 
orang.... itulah yang terjadi. Gimana Indonesia tidak akan bangkrut?
Bagi yang merasa tolonglah introspeksi, banyak rakyat yang tengah sekarat 
karena tidak ada nasi untuk esok hari. Insyaflah.....
Mahreni



----- Original Message ----
From: Paulus Tanuri <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, May 14, 2007 12:56:44 PM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Jaringan Telekomunikasi Publik Vs Jaringan 
"Private"

Pak Onno tidak menyebutkan siapa yang gerah. Tapi dari dulu sampai sekarang,
yang selalu menghambat perkembangan teknologi komunikasi dan informasi di
Indonesia. Dan yang menyebabkan seluruh rakyat harus membayar begitu mahal
untuk hanya berbicara adalah TELKOM. Yang dari dulu selalu mengaku merugi
dan harus menaikkan tarif, tapi kekayaan pejabatnya selalu bertambah dengan
angka fantastis yang tidak masuk akal.
Itulah sebabnya saya sangat kecewa pada TELKOM, yang hingga sekarang masih
saja jadi pagar pelahap tanaman sendiri.

Semoga saja menkominfo yang baru bisa membawa perubahan.

Regards,
Paulus T

Kirim email ke