Aneh kan saat2 terakhir baru JK dianggap tamu kehormatan karena adanya 
peringatan dari staf KBRI mengenai tidak berkibarnya bendera Indonesia. Blunder 
sekali lagi blunder. Mengundang basa basi dimana detik2 terakhir baru 
diperhatikan bahwa JK hadir. Inikah yang dinamakan protokoler ala malaysia? 
Jadi hal2 negatif seperti ini sebaiknya kita waspadai dan jangan sampai kita 
terjerumus dengan mulut manis mereka didepan JK dan mulut busuk mereka 
dibelakang JK dan masyarakat Indonesia lainnya. Sebab itu beberapa hari lalu 
sudah ada beberapa kawans yang berkeberatan dengan hadirnya JK di malaysia. Ini 
pelajaran bagi pengambilan keputusan yang akan datang.
   
  Salam prihatin
  BS

"A. Michael Kambey" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Ketika gladi bersih perayaan kemerdekaan Malaysia, posisi Wapres kita 
yang
tercinta berada di posisi sebelah kiri, jauh dari Pak Lah and bukan di
barisan para Presiden or Kepala Pemerintahan yang hadir..Plus tidak ada
Bendera Merah Putih yang berkibar di tempat perayaan (bendera negara2
undangan lainnya sudah ada)..And tiba2, ketika perayaan mo mulai posisi JK
sudah ada di tempat terhormat, plus bendera Merah Putih dah berkibar
(setelah Panitia diingatkan oleh staf Kedubes RI)....Mission
Accomplished..hehehe....
Buat apa menghadiri perayaan kemerdekaan negara yang tidak pernah
memperjuangkan kemerdekaannya???
Kemerdekaan yang diberikan secara cuma2!!!
Kita patut bangga dengan perjuangan kemerdekaan bangsa kita...Bangga dengan
17 Agustus 1945!!!....

And siap2 cari calon alternatif for 2009!!!!

MERDEKA!!!

Kirim email ke