Yang mulia Pak Menteri,

apakah tidak sebaiknya rencana ini (pengembangan pltn) ditarik saja ke belakang 
kemudian dikedepankan kajian scientific melalui studi kelayakan secara genuine 
dengan mengintegrasikan kelayakan teknis, ekonomis (financial) dan ekologi 
(amdal) dalam satu kesatuan kajian.  Karena ini amanat UU Pengelolaan 
Lingkungan (no 23/1997) dan PP Amdal (no 27/1999).

pun UU Energi no 30/2007 mengamanatkan "Setiap kegiatan pengelolaan energi 
wajib mengutamakan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan memeuhi 
ketentuan yang disyaratkan dalam peraturan perundang-undangan di bidang 
lingkungan hidup".

sekali lagi melalui kajian yang genuine.

Salam,
Ppt

----- Original Message ----- 
From: [EMAIL PROTECTED] 
To: [email protected] 
Sent: Sunday, September 02, 2007 6:05 PM
Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Menneg Ristek Dilempar dengan Botol Minuman


Wah...
Saya jadi ngeri membaca artikel ini.

Namun demikian, saya yang mengalaminya tidak merasakan peristiwanya
semenakutkan itu. Demo yang pernah saya ikuti dan hadapi yang merupakan
perjuangan mahasiswa sering kali lebih keras dari demo yang saya hadapi di
Jepara.

Merasa acara penyampaian aspirasi oleh 2 tokoh pendemo dan penjelasan saya
tentang Pembelajaran Publik tentang PLTN selesai maka saya turun dari
panggung (baca 3 buah meja yang dipasang berjejer menjadi pangung) dan
menolak membubuhkan tandantangan didokumen yang disodorkan. Saya tidak
pernah mau membubuhkan tandatangan tanpa tahu apa isi dokumen tsb.
Penolakan saya ini yang kemudian diartikan dengan pendemo kecewa dengan
kehadiran saya.
Mengenai pintu yang didobrak itu sebetulnya terbuka satu pintu namun
jumlah yang ingin masuk keruangan secara bersamaan jauh lebih banyak maka
terkesan pintu didobrak.
Gedung DPRD Jepara punya banyak pintu masuk dan keluar. Rombongan kami
keluar salah satu pintu samping karena sudah ditunggu para kiyai PCNU
untuk acara Mubahatsah yang sudah terlambat hampir 1 jam dari jadwal yang
direncanakan.

Sambil menanti pesawat Garuda (yang terlambat) Semarang-Jakarta saya jumpa
dengan gus Dur, Yenny W dan Muslim A yang juga menghadiri acara Mubahatsah
NU. Kami bincang-bincang dengan hangat tentang pro & kontra PLTN yang
tentunya diselingi cerita-cerita lucu ala Gus Dur.

Angka-angka daya listrik terpasang, laju pertumbuhan dan proyeksi
kebutuhan yang tercantum dalam artikel ini tidak akurat walaupun tidak
melenceng terlalu besar.

Jabat erat,
KK

> Beban Puncak Listrik Tahun 2016
>
> http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0709/02/daerah/3810759.htm

Kirim email ke