Dear all 3,2 juta pengguna kendaraan pribadi dan 3,8 juta orang pengguna kendaraan umum, itu adalah data pengguna jalan di mana saja,ya.... di semua ruas jalan atau bukan?
sedangkan busway hanya di beberapa penggal ruas jalan saja. Kalau membandingkan (biar tidak jomplang),.... perbandingannya harus apple to apple, kata seorang rekan di milist ini... baiknya yang dibandingkan datanya adalah penguna kendaraan umum/kendaraan pribadi di ruas2 jalan busway,...dibandingkan dengan data penumpang yang diangkut,... atau lebih bagus lagi menunggu jalur busway melayani semua ruas jalan jakarta ini,.. baru hitung perbandingan semua pengguna kendaraan pribadi+kendaraan umum,.. .dibandingkan dengan jumlah penumpang busway yang diangkut. Itu baru lebih fair. B. Dwiagus Stepantoro Jakarta, INDONESIA http://bdwiagus.blogspot.com Just be open,... who knows lightning will strike!! ----- Original Message ---- From: bodo_kerlchen <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, November 8, 2007 6:07:28 PM Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Fauzi Bowo: Program Busway Akan Dievaluasi Berita di Detikcom mengatakan angka 7 juta dimaksud terdiri dari 3.2 juta orang pengguna kendaraan pribadi dan 3.8 juta orang pengguna kendaraan umum. Sedangkan yang terangkut Transjak adalah 250 rebu manusia perhari. Data itulah yang menurut keterangan "kuasa" warga PI sebagai dasar kesimpulan "Institut studi transportasi" yang menyatakan "Busway gagal mengatasi kemacetan". Saya pribadi masih terkesima dengan perbandingan angka-angka yang njomplang tersebut, karena saya sebenarnya setuju dengan pembangunan Busway secara terbatas dan tetu tidak "zonder Kop". Bila diasumsikan Transjak beroperasi effective 16 jam per hari dengan kapasitas 85 orang per Bus dan rata-rata jarak tempuh per trip per penumpang adalah 30 menit, berarti dibutuhkan armada "on duty/dedicated" sebanyak minimum 78 Bus. Dan itu dari data diatas baru mencakup hanya sekitar 3.5 % an dari seluruh pengguna jalan?? Perhitungan kasar inipun berlakunya hanya untuk kondisi ideal (yang tak mungkin dipenuhi), yaitu "load" dari setiap Bus selalu 100% merata diseluruh jalur. Belum lagi jumlah manusia per jam yang harus ditransport oleh transjak pada "rush hour" mungkin meningkat 100% dari nilai rata- rata diatas (13125 manusia?). Bila data diatas telah diketahui oleh si pengambil keputusan saat merencanakan Konsep Buswae, ini sih kebangeten .. terlebih lagi bila mereka tidak mengetahui data tersebut, lalu memutuskan membangun Buswae sepanjang-panjangny a dan tergopoh-gopoh seperti sekarang ini, plus kerugian 34 triliun dari kemacetan yang diakibatkan .. uugh .. wordless .. (mudah-mudahan itungan saya keleru). Ngga urung pesen aye buat si abang-abang nyang lagi ngepaluasi, pelototin dulu rame-rame semue data nyang ade, baru ngelangke .. biar kaga kesandung!! Salam, Bodo
