Rekan-rekan FPK, Terus terang kalau boleh jujur, saya acapkali ragu untuk mengambil kesimpulan dari data-data yang dikeluarkan oleh "system kerja" yang banyak kita kenal di lingkungan kita ini. Jadi angka 3.5% itu jangan pernah dicerna(k?) secara quantitative, melainkan qualitative, yaitu "seupil", dibanding dengan "gembar-gembor" dan besarnya "energi" yang telah tertanam serta terbuang. Dengan kata lain, akan sangat keliru bila kita "menunggu" hingga jalur buswae "menjarah" seluruh peloksok Jakarta dan sekitarnya terlebih dahulu, dan baru mulai menghitung kemudian, sebab hasil qualitative nya pasti ngga beda jauh, yaitu misalnya ngga seupil, yah "segituan" lah, sementara energi yang harus tertanam dan terbuang bukannya "seabreg" lagi, melainkan "selangit". Dijamin kaga balik modal! Tapi untungnya "bang Oji" sendiri udah mengakui secara verbal pada today's dialoque minggu lalu, juga terlihat dari uraiannya pada SBY kemarin, berikut langkah-langkah "darurat" yang diutarakan nya, yang jelas-jelas mengorbankan salah satu "kelebihan" buswae, yaitu relative tepat waktu (at least predictable), dengan mengizinkan "mixed way". Saya sama sekali tidak punya kepentingan untuk bersikap unfair .. lha wong dia bukan saingan saya kok. Salam, Bodo
--- In [email protected], "B. Dwiagus Stepantoro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear all > > 3,2 juta pengguna kendaraan pribadi dan 3,8 juta orang pengguna kendaraan umum, itu adalah data pengguna jalan di mana saja,ya.... > di semua ruas jalan atau bukan? > > sedangkan busway hanya di beberapa penggal ruas jalan saja. > > Kalau membandingkan (biar tidak jomplang),.... perbandingannya harus apple to apple, kata seorang rekan di milist ini... > baiknya yang dibandingkan datanya adalah penguna kendaraan umum/kendaraan pribadi di ruas2 jalan busway,...dibandingkan dengan data penumpang yang diangkut,... > > atau lebih bagus lagi menunggu jalur busway melayani semua ruas jalan jakarta ini,.. > baru hitung perbandingan semua pengguna kendaraan pribadi+kendaraan umum,.. .dibandingkan dengan jumlah penumpang busway yang diangkut. > > Itu baru lebih fair. > > B. Dwiagus Stepantoro > Jakarta, INDONESIA > http://bdwiagus.blogspot.com > Just be open,... who knows lightning will strike!!
