Pak haniwar, apa tidak mungkin memobilisasi semua pedagang tradisional di pasar
tradisional untuk demo ke Presiden soal belum turunnya Pepres ini ?
Salam, Irry.
Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Coba baca kompas hari ini 23 Novmbr 2007 hal 28 berjudul , peretail
enggan
dituding , ttg penyebab tergilasnya pasar tradisional.
Teman sy Irawan kadarman dr Carrefour , ketika ditanya .. kan ada perda
melarang hypermaket berjarak kurang dr 25 , sedang nyatanya banyak seklai
yg dipsosisi itu, menjawab.. kan nyatanya kami punya ijin.
tu kan nyata pemda yg salah..
Lalu dia juga bilang bhw nggak bisa dikte konsumen yg lebih suka datang
ke carre4 drpd ke pasar tradisional..
tu kan nyata... yg salah adalah konsumen.. ya kita kita ini....
Asal sadar aja... uang yg kita belanjakan di Carre 4 akan berpur\tar "di
atas" yg sudha kaya... , sementara kalao kita belanja di pasar
tradisional.. uang akan beredar "di bawah " yg justru lebih butuh dan
memang ornag tak berdaya yg diperdayakan terus..
Lalu baca lh bagian lain... kata Direktur Bina Pasar Deperdag , Bpk
Gunaryo , dalam draft perpres ttg penataan pasar telah di buat rambu aturan...
mohon catat.draft perpres ini , .calon rambu ini , telah berkali kali
melampaui dead line tgl penerbitannya dan belum juga keluar hingga hari
ini, walau sdh di paraf 7 menteri...
Lalu catat juga, kata pak Gunaryo.. bhw nggak ada sanksinya..hingga
implementasinya . hnaya tergantung pada niat baik pemda...
Oh...negaraku... negara ...yg sudah kehilangan akal....apa masih tersisa
niat baik itu...kalau ya... maish adakah kemampuan bebruat baik ??
Salam
Haniwar
Haniwar
http://haniwar.blogspot.com/
---------------------------------
Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]