Setuju Pak Hanaiwar. Saya heran kok carre4 diberi hak istimewa ya tanpa pembatasan sepperti makro? Sekarang makro mulai ikut-ikutan. Kalau dulu yang boleh masuk harus punya kartu anggota, sekarang mulai agak longgar, mungkin karena iri terhadap carre4 yang tanpa pembatasan2.
Dulu th. 1973 saya pernah ke Baguio City, Philippina pasar tradisionalnya bagus, rapi dan bersih sekali. Entah apakah masih begitu sekarang. Berarti seharusnya pasar tradisional di Indonesia bisa juga dibina agar bersih dan rapi tidak selalu identik dengan becek, panas dan semrawut. Salam. --- Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > kalo model perkulakan... spt makro itu lumayan o > k.. > > kalau mall yg berisi barang branded atau makana > kelas atas spt duck king > atau king burger yg untuk para king ya o k juga > > > yang susah ya spt carre4 itu sama sama jualan odol > dan sabun.. beras dan cabe > > salam > > haniwar
