Bung Alexander, Sejauh pengertian saya, BLBI ini berawal dari krisis ekonomi dulu, dimana di saat krisis tsb. kepercayaan masyarakat kepada Rupiah dan bank turun drastis. Banyak nasabah kemudian menarik simpanan mereka (ingat waktu itu banyak orang antre untuk ambil uang), sehingga bank- bank mengalami kekurangan uang tunai (dalam bahasa keuangannya, kesulitan likuiditas). Dalam kondisi darurat seperti itu Bank Indonesia kemudian membantu dengan memberikan pinjaman uang tunai (yang disebut BLBI ini, BLBI= Bantuan Likuiditas Bank Indonesia). Karena krisis yang melanda waktu itu sangat dalam, BI sampai mengeluarkan BLBI yang sangat besar (per bulan Desember 1998, BI telah menyalurkan BLBI sebesar Rp 147,7 triliun kepada 48 bank). Seperti biasa, karena menyangkut dana besar, ada penyimpangan- penyimpangan, baik dalam penyalurannya maupun dalam pemakaiannya. Karena menyangkut uang rakyat banyak, maka penyimpangan ini merupakan tindak pidana. Kalau tidak salah, audit BPK terhadap penggunaan dana BLBI oleh ke-48 bank tersebut menyimpulkan telah terjadi indikasi penyimpangan sebesar Rp 138 triliun. Semoga membantu.
Salam, Kunto --- In [email protected], silvester gultom <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear militia > > adakah diantara teman-teman yang bisa memberi penjelasan dalam bahasa yang sangat > sederhana tapi tidak menghilangkan substansi masalah tentang asal muasal dan duduk > perkaranya sampai sekarang tentang apa itu BLBI, sehingga ibu dan tetangga saya > serta penjual pecel dekat rumah saya ngerti. > > alexander > > > > > ________________________________________________________ > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ > > [Non-text portions of this message have been removed] >
