Pak Kastubie, kalo di pikir secara nalar sih memang begitu. cuma ya kasihan juga kalo setiap orang yang bisa memiliki sesuatu yang 'wah' sedikit langsung dicurigai. apalagi kalo kita mulai menghitung kemampuan orang itu dengan hanya menilik profesinya aja. kita kan gak tau..siapa tau orang itu rajin menabung...pinter investasi..dll...who knows lo yah...giliran dia menuai jerih payah eh dikira korupsi. capek deh... ;) menurut saya, lebih baik kita positif thinking aja sebelum ada bukti. kalo emang korupsi lama-lama juga keliatan kok. sekarang ini, rasanya dosa-dosa manusia di dunia udah diperlihatkan, ya?? percaya nggak percaya.
"The Present is the KEY to the Past" dipopulerkan oleh Sir Charles Lyell, ahli Geologi dari Inggris. peace, mia heranty On 2/12/08, prabowo bobbie <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mbak Mia, > > Jelas susah untuk membuktikan dia korup atau tidak kalau sedang menjabat. > Cuman kalau dipikir secara 'nalar' dengan gaji seorang pejabat > jenderal/presiden berapa sebulannya ? > Mampu tidak dia membeli sesuatu yang 'segede bagong' kata Pak Anton. > (Hehehe.... 'sak ho-hah' ya Pak ? pasti gede banget itu yang di Cikeas) > > Waktu juga nanti yang akan menjawab mbak, seperti kata sampean. > Dan rejeki orang beda2, tapi...kalau sekarang 'tebang-pilih' pasti > nantinya juga akan 'ketebang dan kepilih'. > > Merdeka, > Kastubie. > > "The Present is the KEY to the Past" > Siapa ya ahli geology yang mengatakan ini?
