http://www.kompas.co.id/read.php?cnt=.xml.2008.02.13.09345431&channel=1&mn=10&idx=87
JAKARTA, RABU - Jangan khawatir kehabisan ide untuk memberikan kado istimewa kepada pasangan Anda di hari Valentine. Apalagi, kalau ingin mempertegas cinta Anda pada si dia. Ada kado yang tak biasa. Sebuah sertifikat bertuliskan "sertificate of love", bisa saja jadi pilihan bagi Anda yang membutuhkan legalisasi cinta. Tapi, jangan ditanggapi terlalu serius. Karena sertifikat ini hanyalah salah satu inspirasi yang diiwujudkan "Black Cat", sebuah gift shop di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Sertifikat dengan beragam model, dihadirkan pada momen kasih sayang tahun ini. "Nanti nama sepasang kekasihnya kita tulis di sertifikat ini, kemudian dikasih tanda tangan. Ya, kaya sertifikat-sertifikat pada umumny, tapi yang ini unik," jelas Direktur Black Cat, Kevin Bob Gurbani, Selasa (12/2).Di sertifikat berbahasa Inggris ini, terpampang nama sepasang kekasih yang dibingkai pada sebuah frame kayu. Terdapat pula sebait rangkaian kata yang menggugah hati. "Sertifikat Cinta" ini juga dibuat dalam bentuk olahan coklat yang seharusnya yummy untuk dinimati. Tapi harganya yang mencapai Rp250 ribu, mungkin membuat orang yang membeli berpikir ulang untuk menyantapnya, dan memilih untuk memajangnya. Eman-eman, kata orang Jawa..... Penasaran? Pilihan lainnyaAda pilihan lain, kalau ingin memberikan kado yang tahan lama alias abadi. Lukisan. Amas Painting, sebuah gallery di bilangan Kemang Raya juga, mengadakan Valentine Sale. Lukisan-lukisan bunga dengan warna-warna yang menghadirkan suasana romantis, mulai ditawarkan.Kisaran harganya, Rp800 ribu hingga Rp3,5 juta. Menurut Abdul, pengelola gallery, pada momen Valentine, lukisan-lukisan bergambar bunga memang yang paling diminati. "Kalau bunga asli kan, tahannya cuma beberapa waktu. Kalau lukisan bunga kan lebih abadi. Walaupun misalnya putus dan nggak jadi, haha," ungkap Abdul. Konsumen yang menjadikan lukisan sebagai kado Valentine, umumnya adalah para eksekutif mapan. "Kalau ABG kan, budget nya terbatas ya. Jadi, mereka mungkin cari yang lebih simpel," lanjut Abdul. (ING) ING
