http://www.kompas.co.id/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.13.02132711&channel=2&mn=4&idx=4

Bandung, Kompas - Citra pendidikan tinggi Indonesia di kancah
internasional menurun dalam setahun ini. Hasil survei Times Higher
Education terakhir menunjukkan peringkat universitas-universitas
unggulan Indonesia melorot tajam, terdepak dari posisi 200 besar dunia
yang sebelumnya sempat diraih.

Menurut hasil survei Times, majalah ternama Inggris, dari enam
perguruan tinggi Indonesia yang masuk ke dalam jajaran 500 besar
universitas dunia, Universitas Gadjah Mada berada di posisi terbaik,
yaitu peringkat 360. Disusul Institut Teknologi Bandung (369),
Universitas Indonesia (395), serta Universitas Diponegoro, Institut
Pertanian Bogor, dan Universitas Airlangga (404).

Tahun 2006, UI menempati ranking 250, diikuti ITB (258) dan UGM (275).
Survei internasional lainnya, yaitu versi Shanghai Jiao Tong, tidak
menunjukkan hasil yang lebih baik. Hingga akhir 2007 belum ada satu
pun perguruan tinggi di Indonesia yang menembus peringkat 500 besar
dunia menurut riset universitas ternama di China ini.

Universitas Harvard dari Amerika Serikat masih bercokol di urutan
teratas hasil survei ini, diikuti Universitas Cambridge dan Oxford
dari Inggris di posisi berikutnya.

Ketua Forum Rektor Indonesia Djoko Santoso yang ditemui Selasa (12/2)
memaklumi penurunan peringkat itu. ”Layaknya lomba, ya ada yang naik
dan ada yang turun. Kita semestinya bersyukur masih bisa masuk 2
persen universitas ternama di dunia dari total 12.000-an yang
dinilai,” ujar Rektor ITB ini.

Ketua Satuan Penjamin Mutu ITB Deny Juanda Puradimaja mengatakan,
survei bergengsi versi Times maupun Shanghai Jiao Tong masih sulit
diikuti perguruan tinggi di Indonesia. ”Parameter yang diukur sulit
dicapai universitas Indonesia yang rata-rata masih berorientasi
teaching based, belum research based university,” ungkapnya. Namun, ke
depan, ITB optimistis mampu menembus 500 besar versi Shanghai Jiao
Tong. (JON)

 

Kirim email ke