Untuk Harian Indonesia Raya, U bisa baca kumpulan tajuk rencananya, isinya memang bagus, singkat dan tidak seperti tajuk rencana koran lainnya yang berbelit belit dan kadang nggak jelas tulisannya, Mochtar Lubis ini jago nulis cepat, dia sambil berdiri dan ngetik dengan mesik ketik di atas lemari bupet pun bisa jadi, nggak kayak Parni Hadi yang heboh dulu kalo nulis kolom dan lama jadinya, tapi hasilnya kurang bagus kalo nulis kolom di Republika. Tapi tulisan Mochtar tidak fair, satu menyerang terus Bung Karno, dua dia memuja habis Suharto. Dia serang Pertamina dan Coopa tapi nggak berani langsung tembak Suharto. Itu ciri manusia yang takut kekuasaan, ini berbeda misalnya dengan Pram, yang berani dan jelas siapa di dukungnya. Bukan saya mendewakan Pram, namun kualitas seseorang bisa dinilai dari keberanian dia menghadapi penderitaan. Di tengah tamparan keras kehidupan Pram, dia tegar dengan pendapatnya.
ANTON --- In [email protected], Achmad Jauzi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ma'af Om Anton, betul itu saya dapat dari buku Manusia Indonesia karya Mochtar "Jangkung" Lubis....Secara pribadi saya sama sekali tidak kenal dan kurang mengetahui sepak terjang beliau selain buku itu dan koran Indonesia Raya-nya....Kalau Pram sejak kuliah sering baca bukunya yang saya peroleh secara sembunyi-sembunyi dari teman teman yang beraliran "Progresif Revolusioner"....
