Pogram yang seperti itu kalau dipaparkan dalam pidato pasti bikin tidur.
Soalnya gak masuk akal. Itu dongeng apa program kerja?
Siapa yg bisa percaya pada program seperti itu?
Optimis tapi tidak realistis, sama dgn berkhayal gak ada dasar.
Memberi uang langsung pada orang miskin apa itu cara yg tepat untuk mengatasi 
kemiskinan?
Coba saya tanya pada pembuat program itu.
Pernah jalan ke pedalaman Kalimantan gak? Masuk ke Kalbar, ke Kapuas Hulu.
Jalan negara hancur lebur sehingga transportasi macet total. Banyak kampung 
masih terisolir, tanpa jalan yg bisa dilalui kendaraan. Contoh adalah kampung 
saya.

Di sana penduduknya sebenarnya kaya. Pendapatakn karet melimpah. Tapi mereka 
tetap saja miskin. Karena untuk menjual karet harus dipikul berjam-jam jalan 
kaki. Sampai di tempat tengkulak, tengkulak yg menentukan harga. Karet terpaksa 
dijual murah. Habis jual karet harus beli beras pada tengkulak. Tengkulak lagi 
yang menentukan harga. Harga selangitpun terpaksa dibeli.
Buka ladang berpindah mereka tidak boleh, karena dituduh merusak lingkungan. 
Tapi kalau perkebunan sawit boleh, karena dianggap lahn tidur.
Lahan sawah yg ada tidak bisa digarap karena tidak ada irigasi.
Anak-anak sekolah hanya sampai SD, maksimal SMP. Setelah itu kalau mau 
melanjutkan harus ke kota. Kalau ke kota harus kost, biaya mahal. Orang tua 
tidak mampu menyekolahkan anaknya.
Mutu sekolah di kampung sangat rendah, sehingga lulusannyapun tidak bisa 
apa-apa. Sadar bahwa dirinya tidak bisa apa-apa anak-anak kampung malu 
melanjutkan ke kota, akhirnya mereka berhenti sekolah. Lebih baik jadi penyadap 
karet. Jadi penyadap karet mereka hidup di bawah lintah darat, dihisap sama 
tengkulak.
Di kampung saya, air jadi masalah utama, terutama di musim kemarau.
Di sana juga tidak ada listrik. Penenrangan dengan lampu minyak. Harga minyak 
setinggi langit.

Setiap kampanye pemerintah berjanji akan bangun jalan raya. Setelah 
berpuluh-puluh kali pemilu, jalan raya tidak pernah juga dibangun. Kemiskinan 
tidak pernah dituntaskan.
Tapi kalau orang miskin yang dituntaskan, itu benar. Saat ini sudah banyak 
orang miskin yang ditangkap polisi karena mempertahankan lahan mereka yang 
direbut oleh pengusaha perkebunan sawit.

Saya mita pada pemerintah, buktikan bahwa kemiskinan di kampung saya, dan 
kemiskinan warga di ribuan kampung lainnya di Indonesia bisa dituntaskan tahun 
2009. Fasilitas vital bagi masyarakat, seperti jalan raya harus dibangun.

Tidak cukup datang ke sana hanya dgn memberikan uang langsung pada setiap 
keluarga. Berapa jumlah uang yg mau diberikan?
Jangan-jangan pemberian uang langsung itu hanya merupakan akal-akalan untuk 
kampanye  pemilu 2009?

Salam
Mulyadi




Lisman Manurung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Program 
pemerintah untuk menghapus kemiskinan lebih
 cepat dari capaian yang dicanangkan oleh badan-badan
 internasional dalam MDG. MDG atau Milennium
 Development Goal saja merupakan proyeksi untuk
 menekan jumlah orang miskin separuhnya di dalam
 beberapa tahun mendatang.

Kirim email ke