Setahu saya sdr. Ahmad Fauzi ini dari Fraksi Demokrat.. namun saya tidak tahu 
apakah seluruh Fraksi Demokrat ini beranggotakan selurung anggota Partai 
Demokrat atau ada partai lain??? Saya tidak tahu.
  Kalau tidak salah, sdr Ahmad Fauzi ini belum mengusulkan pembubaran (usul di 
forum rapat DPR???), itu masih sebagai pernyataan atau wacana dari seorang 
anggota suatu organisasi yang merasa -akan- terganggu.
  Terus terang saya juga merasa lucu saja dengan wacana orang ini, lha wong 
katanya mau menuju perbaikan, giliran perbaikan itu menyentuh lembaganya 
langsung belingsatan, ngusulkan pembubaran... sungguh suatu wacana yang gegabah 
dari anggota suatu lembaga yang terhormat.
  Saya ga tahu apa yang menjadi visi misi dari para anggota DPR (dalam hal ini 
sdr Ahmad Fauzi) ketika masuk dalam pencalonan anggota dari badan legislatif 
ini, apa mau berperan dalam perbaikan negara, mau membawa aspirasi rakyat dari 
daerah pemilihannya, atau hanya sekedar mencari jabatan dan yang lebih parah 
atau hanya sekedar mencari pekerjaan karena tidak punya kerjaan lain, 
sebagaimana kita ketahui jadi anggota DPR menjanjikan pendapatan yang besar 
lhoo...fasilitas banyak, bisa lewat jalur busway kalo sedang macet, kalo di tol 
lagi macet bisa pake pengawal, bisa menentang arus... bisa jalan-jalan ke luar 
negeri dengan alasan study banding ke lembaga legislatif luar negeri yang 
sedang reses (mungkin study banding bagaimana anggota parlemen mengisi waktu 
reses... ada aja...)
  Kesimpulan saya dari wacana yang dikeluarkan oleh Sdr Ahmad Fauzi adalah 
pernyataan dari anggota suatu lembaga [untuk menunjukkan eksistensinya dan 
butuh pengakuan atau mungkin hanya sekedar bisa dimuat di media masa], agar 
terlihat patriotik dihadapan anggota lain... biar terlihat bahwa dia sangat 
mencintai lembaganya... agar terlihat bahwa apabila ada yang mengganggu 
lembaganya, maka dia seakan-akan akan berada di barisan paling depan menjadi 
pembela... [padahal??????]
  Seharusnya beliau ini ingat bahwa DPR itu Dewan Perwakilan Rakyat... di ulang 
PERWAKILAN RAKYAT.. lha kalau sekarang Rakyat sedang giat-giatnya mendukung 
upaya pemberantasan Korupsi... Lha kok WAKIL RAKYAT nya malah menentang... pake 
ngancam lagi...
  Lha kalau begitu, apa gunanya kita milih WAKIL RAKYAT dalam Pemilu yang 
lalu... kalau ternyata kualitas dan kapasitas wakil rakyatnya seperti itu???
  Mudah-mudahan Pemilu di masa depan tidak ada partai yang mencalonkan anggota 
dengan kualitas dan kapasitas pas-pasan seperti ini... 
  Lha kok saya lebih bangga pada SLANK daripada orang-orang yang "intelek" 
semacam ini ya...
   
  DS
  [Mari menuju Indonesia yang lebih baik, berbudaya (budaya baik bukan budaya 
korupsi) dan bermartabat]
   
   
  

sohibmachmud <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          partai demokrat pengusung sby merupakan salah satu partai yg 
fanatik pembela sby di dpr. 
keputusan sby benar atau salah akan didukung oleh partai demokrat.
sebagai tindak lanjut pembelaan sby thd para koruptor dgn mengatakan 
jangan menjebak koruptor dan rencana pengegeledahan ruangan dpr 
oleh kpk. maka anggota partai demokrat achmad fauzi mengusulkan 
pembubaran kpk.

anggota kpk yg diseleksi oleh komisi dpr, shg dpr merasa kpk adalah 
subordinat dpr atau seperti karyawan yg direkrutnya. 
sehingga kpk tidak layak menggeledah dpr karena karyawan tidak 
sepatutnya mengeledah ruang majikannya. 

kita nantikan undang2 yg direvisi oleh dpr utk melemahkan kpk.
atau mungkin MA atau MK juga akan ikut berperan memandulkan kpk.
kita tunggu saja.

sohib 



                           

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke