*SIARAN PERS*
*Nomor 008/SP/YLBHI/V/2008*
*Selamat Jalan Bang Ali*
*BATU KARANG PEMBELA RAKYAT*
Keluarga besar Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)
menyatakan duka dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Bang
Ali Sadikin pada Selasa, 20 Mei 2008. Bangsa ini kehilangan tokoh besar.
Seorang tokoh yang bermartabat, berpendirian teguh, berkarakter, berwatak,
dan berani. Sangat berani. Indonesia benar-benar kehilangan salah satu putra
terbaiknya. Putra bangsa yang patut dicontoh oleh para pemimpin saat ini.
Bang Ali adalah pendiri dan Pembina YLBHI. Beliau adalah tiang
yang membuat gerakan bantuan hukum struktural di negeri ini berdiri tegak,
terpancang kokoh. Beliaulah pedoman, pandu, yang menempelkan semangat dan
idealisme di dada kami untuk bersikap keras, tegas, dan berani, untuk
kepentingan rakyat.
Atas pedomannyalah kekuasaan di negara ini dilarang untuk sewenang-wenang.
Atas keberaniannyalah kekuasaan di negeri ini dilarang untuk menindas
rakyat. Kami yakin, sangat yakin, apa yang Bang Ali katakan, untuk keras,
tegas, dan berani untuk kepentingan rakyat, tak akan lekang oleh waktu, tak
akan lebur oleh zaman. Selama masih ada kekuasaan yang pongah dan
meminggirkan orang miskin, selama masih ada negara yang menyengsarakan
rakyat, ucapan Bang Ali bakal terus bergema. Akan terus ada orang-orang yang
mengambil sikap berseberangan dengan kekuasaan yang menindas rakyat.
Bang Ali seperti batu karang. Sikap dan tindakannya yang keras dan berani
semata-mata diperbuat untuk rakyat. Atas nama rakyat miskin. Bang Ali adalah
sosok yang dari sanalah semangat membela rakyat miskin tak akan pernah
luntur. Bang Ali adalah pribadi yang tak kenal menyerah dan takluk pada
segala macam kekuatan yang mengibaskan rakyat miskin ke pojok-pojok paling
terpencil di negara ini. Bang Ali, bagi kami, tampil sebagai pembela rakyat.
Pembela rakyat yang sesungguhnya, bukan pembela rakyat yang penuh pura-pura.
Bang Ali adalah benteng gerakan bantuan hukum bagi orang miskin. Pada 11
Maret 2007, dua bulan lebih sepuluh hari lalu, Bang Ali berpesan kepada
kami. "Kita harus pertahankan! Jangan sampai LBH jatuh ke tangan orang-orang
yang tidak benar." Dan ucapan itu bakal terpahat kekal di sini.
Bang Ali telah setia pada rakyat miskin sampai akhir hayat. Beliau mengajari
kami untuk taat pada rel kebenaran, untuk berdiri pada posisi yang sangat
mulia: berpihak pada yang lemah, pada yang miskin selalu.
Selamat jalan Bang Ali. Selamat jalan Batu Karang Pembela Rakyat. Selamat
jalan pemimpin sejati. Semoga Tuhan menyambutmu di sisi.
*Jakarta, 21 Mei 2008*
*Yayasan LBH Indonesia*
*Badan Pengurus*
* *
* *
* *
*Patra M. Zen*
*Ketua*
Informasi lebih lanjut hubungi:
Agustinus Edy Kristianto
Direktur Publikasi dan Pendidikan Publik
Badan Pengurus
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)
Jalan Diponegoro No. 74 Jakarta 10320 INDONESIA
Telepon : (+62-21) 314 55 18, 392 98 40
Faksimili : (+62-21) 392 98 40 / 319 30 140
Telepon Selular : (+62-21) 856 9161 4625
Surat Elektronik : [EMAIL PROTECTED] (kantor)
[EMAIL PROTECTED] (pribadi)
Situs : www.ylbhi.or.id (kantor)
: www.aka81.wordpress.com (pribadi*)*
[Non-text portions of this message have been removed]