Salam,
  Dalam KOMPAS hari ini dimuat buku yang ditulis oleh Bernard H.M.Vlekke, 
tentang Nusantara: Sejarah Indonesia.
  Untuk kesekian kalinya terbukti pakar sejarah asing juga bisa menulis hal2 
yang tidak benar seperti menulis ini,bahwa Imperium Majapahit berperan penting 
dalam menyatukan Nusantara karena telah menaklukkan kerajaan2 di Indonesia di 
bawah patih Gajah Mada.
  Meskipun banyak kerajaan diluar Jawa dan bahkan sampai ke semanjung Melayu 
dan Thailand Slatan, pernah ditaklukkan oleh Majapahit, tetapi   beberapa 
kerajaan Sunda yang letaknya hanya beberapa ratus kilometer dari  pusat 
imperium Majapahit, TIDAK PERNAH ditaklukkan oleh Gajah Mada atau Majapahit.
  Jika benar Majapahit yang menyatukan Nusantara yang nantinya menjadi 
Indonesia, maka daerah atau bangsa2 di semanjung Malaysia dan bagian Selatan 
dari Thailand, sekarang juga bernama Indonesia.
  Saya tetap berpendirian bahwa pemerintah Belanda-lah yang membentuk HINDIA 
BELANDA yang telah mempersatukannya dengan menaklukkan BANGSA2 Jawa,Sunda, 
Makassar,Ambon,Papua, Batak, Dayak ,Bali,Timor,Maluku,Minangkabau , Bugis dsb, 
yang sekarang menganggap dirinya bangsa Indonesia. Jadi tidak termasuk bangsa 
Melayu atau Thailand. Tambahan lagi andaikata BENGKULU tidak dibarter oleh 
Belanda dengan NIEUW AMSTERDAM ( NEW YORK) dengan Inggris maka  Bengkulu tidak 
akan menjadi sebuah provinsi di Republik Indonesia.
  Wasalam,
  Wal Suparmo

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke