Soal meng abuse dan harus ditindak , anda setuju..baguslah..

saya memang akan pergi ke KPPU untuk membuktikan itu..

doain aja...


Nggak bisa buktikan  pasar tradisional terdesak ??

ah anda memang nggak pernah baca tulisan tulisan dikoran ttg itu,


mau presntasi appsi  ( asosiasi pedagang pasar )tentang itu?? , saya 
kirim ke japri anda jika anda setuju




persoalan C4 bukan soal  pemihakan  kepada orang miskin ?

saya bilang pemihakankepada orang miskin itu kerjaan pemerintah..itu pasti


nah pengejawantahan ke pemihakan itu adalah,.misalnya . ketika carre 
4 dan pasar tardisional  dibelri lapangan bermian yg beda..


kata orang pintar harus ada dlaam level palying field yg setara.

pernahjalan ke LN..lihat  bhw tempat Ddi pErancis pun carre4 
nggak  dekat pasra tardisional.


Iaturan itu kini di[ertegas di perpres 112.

asal tahu aja di perda DKI thn 2002  ada larangan carre4 berdiri 
dalam jarak kurang dari 2.5 km dari pasar tradisional..

dan dgn mudah aja kita bisa menunjuk betapa aturan itu dilanggar..

banyak contoh  dimana negara lain memberi perlindungan pada pasar 
tradisionalnya dan pematasan pada bisni sejenis carre

di Malaysia selain soal jarak , juga ada batasan berapa banyak boleh 
berdiri   dibanding  jumlkah penduduk. Klaau nggak salah    300.000 
utk satu hypermarket.

kalau Indonesia yang day abelinya lebih rendha , pakai 500.000 saja 
utk satu hypermarket, maka huit8ng aja ada berapa Carre4 , Giant , 
Hypermart dan Makro di jakarta, dankalikan dgn 500.000. dan anada 
akan tahu bhw kita sudah oversupply  , bahkan pakai angka 300 rb aja 
kita sudah kelebihan .

saya rasa yg mesti dijitak sih Sohib.. yang ingin bangat  kita jadi 
budak  , karena nggak ngerti .. bagiamana memberdayakan bangs aini.

tapi ingin nya diperdayakan oleh kekuatan multi nasional asing

HS

At 05:49 AM 08-06-08, you wrote:
>--- In [email protected], Haniwar Syarif
><[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Saya juga nggak pernah nolak Carre4  masuk
>===================================
>dari tulisan anda sangat jelas anda melakukan black campaign
>terhadap C4.  apa alasannya anda katakan pemerintah tidak punya
>harga diri karena tidak  meniru cina utk mengusir C4.
>perusahaan manapun yg berusaha secara legal bukanlah seperti
>pedagang kaki lima yg bisa diusir2
>-------------------------------
> > persoalannya :
> > apakah  pemerintah sudha memihak kepada warga negara yg miskin utk
>bangkit  ?
>
>- persoalan c4 bukanlah urusan soal pihak memihak kepada orang
>miskin.
>
> > persoalnnay , siapkah penerinytah jika peusahaan segede Carre4 yg
> > Anggaran belanja lebih gede dr  APBN negara kita meng  abuse
>dominant powernya
>
>-  setiap perusahaan manapun yg melakukan abused harus ditindak,
>tetapi jika tidak melakukan pelanggaran hukum jangan dibuat2 alasan
>utk menindak.
>
> > siapkah  kta menyiapkan playing field yg setara   bagi pihak yang
> > disuruh bersaing
>
>setiap  pelaku usaha harus selalu siap utk bertarung, yg tidak siap
>silahkan keluar arena. jangan mengorbankan konsumen atau publik utk
>pengusaha modal proteksi, monopoli, kartel dan pengusaha plat merah.
>
> > lalu relakah katakanlah ribuan ornag jadi kuli di Carre 4 dan itu
> > menggantikan puluhan ribu pengusaha /wiraswasta kita yg terlempar
> > dari bisnis  di pasra tradisional
>
>kalau saya minta anda data dan faktanya puluhan tibu pengusaha yg
>bangkrut akibat C4 dapat saya pastikan anda pasti tidak bisa
>memberikan faktanya.  sama seperti fakta yg saya minta pasar
>tradisonal yg bangkrut menurut anda karena adanya C4.
>
> > sadarkah kita untungnya Carre4 lari ke pRancis, sedang kalau kita
> > be;anja di pedangang pasar tardisional mak akita menghidupi
>saudara  kita sebangsa dan setanah air yg hidupnya masih pas pasan..
>
>
>kok lucu alasan menolak C4 karena keuntungannya nanti lari ke
>perancis, menolak exxon, microsoft karena uangnya lari ke amerika.
>menolak perusahaan cina karena untungnya lari ke cina.
>kapan sih anda bisa berpikir normal ?
>
>
> >   Mestinya . Lisman dan Sohib, bergabung bersama entrepreuiner
> > Indionesia, menangkan persiangan denganCarre4 sehingga bisa
>menendang > kelauar lagi carre4  seperti terjadi di Korea  dan
>Jepang,
>
>menendang keluar perusahaan yg legal berusaha di indonesia adalah
>tindakan anarkis, melanggar hukum, melanggar ham spt kamtibnya
>sutiyoso.
>jangan mengajak saya utk melakukan hal2 spt itu.
>ada organisasi massa yg spesial utk melakukan perbuatan kotor spt
>itu.
>
>
> > bukannya mengejek terus bangsa sendiri..
> > Apa sih untungnya ada Carre4 ??
> > apa sih yangnggak bisa di bauat bangsa ini  jika Carre4 nggak ada ?
> >
> > HS
>
>bangsa yg malas, cengeng, minta proteksi seperti hidup di abad 17,
>hidup di zaman suharto, mestinya bukan diejek tetap dijitak jidatnya
>supaya sadar bahwa dia itu hidup di abad 21.
>
>
>
>sohib

Kirim email ke