Bung Hudan Hidayat, perkenalkan saya adalah Anggota Aktip Mafia Soekarno
karena terinspirasi oleh perjuangan beliau sejak muda. Saya kutip kata-kata
beliau bahwa : "Menjadi Revolusioner Bukan Karena Mimpi Semalam!" Terbentang
jalan sangat panjang yang harus ditempuh yang penuh onak dan duri, dengan
segala romantika dan dinamika secara konsisten dan konsekuen. Salam perjuangan
Tjuk KS
Hudan Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Afrizal
membantu kita menghadapi benda dan makna. Ia membawa kita pada kata yang
berputar. Tapi bukan kata yang sembunyi. Kadang ia tunjukkan kenyataan dari
sebuah negeri, yang disentuh pasar dari sebuah "transmigrasi" yang timpang:
Barat ke Timur. Orang kaya yang datang untuk mengambil roti si miskin. Ibarat
jatuh ketimpa tangga dua kali nasib si miskin itu. Sudah miskin diambil pula
rotinya. Direbut roti dari tangannya.
Kata orang si kaya di bantu oleh si mafia. Mafia dari luar yang bekerja dengan
mafia dari dalam. Membentuk sebuah kesempurnaan. Riwayat dari ketimpangan. Dari
sebuah tata yang semakin menghancurkan. Kata orang si miskin harus kita lawan.
Kembalikan pada undang-undang. Yang di dalamnya rakyat jelata yang berkuasa.
Awak bukan ahli ekonomi. Tapi memiliki sedikit kata, memang ada kaum papa itu.
Tapi dengarlah. Ada yang ingin menjelma mafia baru. Yang tanpa risih berseru:
kami liddle mafia. kami ohio mafia.
Aduh. Saya bertanya: mengapa tidak jadi mafia Sukarno waktu muda saja. Yang
bangga akan wayang dari negerinya sendiri.
Hudan Hidayat
---------------------------------
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
[Non-text portions of this message have been removed]