Kenapa harus menyesal? wong kenaikan harga BBM di Indonesia justru mendapat pujian dari bosnya SBY di Bank Dunia dan IMF sana kok...Ya nanti kalo bilang menyesal SBY dipecat dong jadi Presiden Indonesia oleh para bosnya itu...
--- In [email protected], "Gunawan Setyadi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tidak menyesal.... > > Persis seperti Presiden USA, George W. Bush yang "tidak pernah menyesal" > menyerbu, menghancurkan kemudian menjajah afganistan dan irak kemudian > barangkali akan menyusul iran. Walaupun kemudian terbukti alasan serta > akibat > dari keputusan perang ke irak konyol belaka. > > Itu sikap sok kuasa dari pemimipin yang berkuasa. Sekedar untuk menunjukan > kegagahanya saja. Sikap yang jamak dilakukan para pemimpin yang memegang > teguh syahwat kekuasaan. > > Namun Fir'aun sekalipun kemudian juga menyesal atas kesombonganya. > Sayangnya dia menyesal justru ketika azab Tuhan sudah didepan mata, > ketika ajal akan menjemputnya. > > Jadi untuk apa menyesal, selama kekuasaan masih dipegang..? Kecuali > kalau "kiamat" sudah mendekat, seperti Fir'aun mendekati ajal... > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
