Anak atau bayi yang jadi perokok pasif cenderung menjadi pengidap asma yg bisa jadi kronis. Kasihan. Maka bapak2 yg menganggap merokok adalah haknya, jangan lupa anak2nya juga punya hak untuk hidup sehat. Lagipula kalau anaknya sakit2an, selain mahal biayanya, juga pertumbuhannya terganggu. KM Sent from my BlackBerry� powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message----- From: "smarching" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Tue, 30 Sep 2008 18:59:18 To: <[email protected]> Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] INTERMEZOO .... Rokok tidak berbahaya ? Mau ikutan, Ada satu hal yang membuat saya "gatal" bertahun-tahun lamanya. Perokok pasif itu sebenarnya lebih terkena dampaknya (artinya, orang yang tidak merokok tapi menghisap asap rokok karena adanya perokok di sekitar mereka). Salah satu teman saya sempat cerita bahwa ibunya meninggal kena kanker paru-paru karena bapaknya perokok. Tapi bapaknya masih awet sampai sekarang. Dan di Indonesia, aduuuh, perokok berkeliaran dan mengepul di mana-mana, tidak memperdulikan bahayanya bagi manusia di sekitar mereka. Kebanyakan adalah laki-laki. Dan perokok pasifnya? Kebanyakan perempuan - yang mesti batuk-batuk & terancam kena dampak tanpa menjadi perokok. Ini yang membuat saya agak "prihatin". Mestinya harus ada aturan dimana orang harus merokok. Tidak di sembarang tempat umum. Soe Tjen.
