Mau posting nepotisme juga, ah, sama uda iwan. Posting sesama Piliang. "temuan" penting tesis saya adalah penyebutan bhinneka tunggal ika. Sebutan itu keliru. Yamin menyebut 17 huruf, bukan 18 huruf. Apa? Binneka Tunggal Ika (tanpa h pada bhinneka yg biasa dipakai). Maka, atas nama Yamin dan segarah, byk sekali yg harus diubah, tmsk lambang garuda di Gedung2 pemerintah, surat2 resmi, etc yg mencantumkan bhinneka, bukan binneka. Saya belum senyinyir bbrp penulis asing eh ttg asing yg fasih dgn huruf dan bunyi.
Ijp Sent from my BlackBerry� wireless device from XL GPRS network -----Original Message----- From: iwan piliang <[EMAIL PROTECTED]> Date: Mon, 6 Oct 2008 22:38:46 To: <[email protected]> Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Garuda? He he he, membaca posting Bung IJP ini, saya tertawa sendiri. Sampai-sampai anak saya Traya, usia 19 bulan yang kecil bilang, "Ayah ... tawa, ayah tawa?" Sambil lari ke kakaknya. Saya tertawa, ytampaknya kita ini memang negeri di awang-awang, secara sekilas, lho ...:)) Apalagi di saat panik urusan dampak ekonomi AS, yang diundang ke istana para konglo macam James Riady, TW dan sejenis. Bukan rakyat yang pada melakukan inovasi hebat di pertanian, di manufaktur: mungkin logo bangsa akibatnya:)) Ha ha ha, tak pandai menari, saya bilang lantai tak rata, tertawa lagi ahhh ha ha ha
