Terima kasih masukan semuanya...
Dikemiskinan pengatahuan saya masih berharap masukan-masukan.

Mitos, Filosopi Garuda sangat diagungkan ya.

Burung karna bisa terbang kali. Burung Dewa, Phonix sampai Panglima
Burung(dayak). Namun mitos dan pilosofi sebagai lambang kebesaran ini
apa segarang yang dimaksud, senaung sayap yang terbentang, setajam
mata memandang,sekuat cakaran menangkap dan memangsa.

Maaf kalau saya menarik kesimpulan sementara.
Negara atau apapun yang berlambang burung seperti garuda(maaf bukan
elang atau bersuara elang) harus bersifat seperti garuda.
Namun ini jadi mengiyang-iyang bagaimana sifat dari burung ini? Apakah
beban didada tidak memberati untuk terbang? Apakah dengan bulu sayap
17 helai bisa melayang. Apakah bulu ekor 8 bisa menjadi kendali,
apakah dengan cuma menoleh kekanan bisa memandang jauh dan apakah
karna harus mencakar pita dikaki bisa menangkap mangsa?

Jadi ingat lagu iwan fals???
Syairnya: ...Burung berkutut....No buntut.

Selamat hari kesaktian pancasila...
Jayalah Negriku, Makmurkanlah Rakyatnya.
Merdeka...! Atau terjajah?
"Bersatu kita utuh, bercerai kita bersatu lagi"

Piss

Pada tanggal 05/10/08, Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> Tesis S2 saya soal ini, uda iwan. Nanti saya kasih satu kopi aslinya.
> Tentang burung garuda, bouraq singa, merah putih, bintang dan bulan sabit,
> etc.
>
> Ijp
> Sent from my BlackBerry� wireless device from XL GPRS network

Kirim email ke