kata Armando, jawabannya TERGANTUNG. Kalo waktu Anda liat gambar-gambar itu hasrat seksual Anda terbangkitkan, maka gambar-gambar itupun langsung jadi porno. Tapi kalo Anda adem-adem aja, maka itu semua bukan gambar porno. � Kata Bung Mula, zaaa sudahlah, kau ati-ati aza. Kalo hukumnya bilang gitu, mau apa pula kau? � Kata Satria Dharma: "What? What are you asking about, man? I don't get it." � Kata saya, ini RUU terlucu dan terkonyol sepanjang masa. Mana ada hukum rumusannya kaya di atas itu? Tapi aneh bin ajaib, di Indonsia DPR bisa bikin RUU macam itu, dan didukung lagi oleh pakar akademisi public figure ahli komunikasi UI! Betul Jayabaya, iki zamane zaman uedaaaaan! � � manneke
--- On Wed, 10/8/08, elrobama <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: elrobama <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: 10 Kekeliruan Pendukung RUU Pornografi To: [email protected] Received: Wednesday, October 8, 2008, 4:51 AM Nyantai dikit lah, gak usah tawuran apalagi perang. Numpang nanya kpd bung manneke - mula cs maupun ade armando - satria cs. Pornokah mereka ? 1. buka web kpu, langsung lihat orang telanjang (dada)... 2. ade rai dengan adegan-adegan otot kelelakiannya yang vulgar itu (perempuan juga ada yang terangsang lho) 3. pesenam yang belia dan mulus-mulus, bergerak-gerak dengan lentur tanpa peduli reaksi lawan jenisnya 4, senyuman sandra dewi yang menggemaskan. ... 5. dst, dst. Untuk bisa menyaksikan/ menikmati keindahan itu semua, saya harus banyak belajar manajeme4n syahwat kata gadis.... salam, robama.
