Salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi skala kecil yang
memanfaatkan siklus biner atau pemanfaatan limbah panas bumi dari
pembangkit listrik skala besar ada di Lahendong, Minahasa, Sulawesi
Utara. Menurut Direktur Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi Energi
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Arya Rezavidi, Selasa
(11/11), teknologi tersebut merupakan bantuan Perancis pada sekitar
tahun 1996, dengan kapasitas produksi listrik mencapai 2 megawatt.
"Beberapa tahun lalu turbinnya rusak dan sudah dibawa ke Perancis
untuk diperbaiki. Namun, sampai sekarang turbin itu belum kembali,"
kata Arya. Belajar dari ketergantungan ke luar negeri ini, menurut
Arya, BPPT berupaya menciptakan teknologi pembangkit listrik panas
bumi skala kecil dengan seluruh komponen lokal. (NAW)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/12/00543566/langkan

Kirim email ke