Mohon maaf, bukan dari Kompas.


Minggu, 30/11/2008 19:35 WIB
Isi & Susunan Supersemar yang Beredar di Internet
Nograhany Widhi K – detikNews


  Jakarta - Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) beredar melalui 
milis-milis dan blog di internet. Dari hasil scan, Supersemar itu tampak 
diketik di atas kertas yang sudah menguning dan kusut.

Dalam versi online ini, naskah Supersemar diketik di atas kertas berkop 
Presiden Republik Indonesia disertai logo padi dan kapas di atasnya. Selain 
logo padi dan kapas, ada juga logo burung Garuda di sisi kiri.

Berikut isi dan susunan lengkap Supersemar yang beredar di internet itu.


              Presiden Republik Indonesia

                  SURAT PERINTAH

I.    Mengingat :
      1.1. Tingkatan revolusi sekarang ini , serta keadaan politik Nasional 
maupun Internasional.
      1.2. Perintah Harian Panglima Tertinggi Angkatan 
Bersendjata/Presiden/Panglima Besar Revolusi
              pada tanggal 8 Maret 1966.

II.  Menimbang :
      2.1. Perlu adanja ketenangan dan kestabilan Pemerintahan dan djalannja 
Revolusi.
      2.2. Perlu adanja djaminan keutuhan Pemimpin Besar Revolusi, ABRI, dan 
Rakjat untuk memelihara
            kepemimpinan dan kewibawaan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin 
Besar Revolusi serta
            adjaran-adjarannja.

III.    Memutuskan/Memerintahkan :
         Kepada  : LETNAN DJENDRAL SUHARTO MENTERI PANGLIMA ANGKATAN DARAT
          Untuk    : Atas Nama Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar 
Revolusi :
                         1. Mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk 
terdjaminnja  keamanan dan
                               ketenangan, serta kestabilan djalannja 
pemerintahan dan djalannja Revolusi, serta
                               mendjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan 
Pimpinan Presiden/Panglima
                               Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi/Mandataris 
M.P.R.S. demi untuk keutuhan
                               Bangsa dan Negara Republik Indonesia, dan 
melaksanakan dengan pasti segala
                               adjaran Pemimpin Besar Revolusi.

                         2. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan 
Panglima-Panglima Angkatan
                               Lain dengan sebaik-baiknja.

                         3. Supaja melaporkan segala sesuatu jang bersangkut 
paut dalam tugas dan tanggung-
                               djawabnja seperti tersebut diatas.

IV. Selesai.



                                    Djakarta, 11 Maret 1966.

                  PRESIDEN/PANGLIMA TERTINGGI/PEMIMBIN BESAR
                                                REVOLUSI/MANDATARIS M.P.R.S.

                                          (Tandatangan Soekarno, red)

               Sukarno
  (nwk/ape)


---------------------------------
 Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.  Coba Y! 
Messenger 9 Indonesia sekarang.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke