masalahnya bukan terletak apakah menggunakan hp membahayakan atau tidak . sama seperti membawa gunting atau air mineral ke dalam pesawat bisa berbahaya atau tidak. tetapi ancaman 200 juta bukan itu bukan saja berlebihan tetapi melecehkan penumpang sbg konsumen dan norak sekali.
sohib ======================================= --- In [email protected], Noor Cahyono <noorcahyogar...@...> wrote: > > Yang saya tahu, 2 tahun lalu Singapore Air dan beberapa penerbangan Amrik mengadakan test/ riset dan mereka tidak menemukan masalah gangguang navigasi dan komunikasi di pesawat jika ada penumpang menyalakan HP. Lalu dibicarakan ide untuk membolehkan penumpang menyalakan HP di beberapa penerbangan. Namun nampaknya peraturan mematikan HP tidak bisa diputuskan oleh maskapai penerbangan. Saya tidak tahu lagi berita selanjutnya. FAA sendiri tidak punya peraturan resmi melarang pebggunaan HP didalam pesawat yang sedang bergerak/ terbang.
