individu maupun komunitas yg masih tersinggung dan menuntut maaf 
atas lelucon etnis, ras, agama adalah individu yg masih berpikiran 
sempit, rendah diri, kurang pede. 

sohib

===========================
--- In [email protected], Berthy B Rahawarin 
<brahawa...@...> wrote:
>
> Dear All,
> 
> Atas nama mas Wal Suparmo (meski tidak diberi kuasa), saya mohon 
maaf kepada "Lae-Lae" dan "Ito-ito" semuanya, atas LELUCON yang out 
of context itu. Saya turut bersedih karena situasi kekalutan dan 
kesedihan karena situasi di Prov. SUMUT.
> 
> Tadinya, saya berharap keluar kata "maaf" dari mas Wal. Tapi, 
tampaknya ini tidak mudah untuk mas Wal, karena agak beda pandang 
saja. Hal yang kita hargai dari mas Wal adalah TIDAK ADA NIATAN 
untuk menyakiti hati teman2 dari Prov SUMUT.
> 
> 
> Sebagai Pertimbangan saja, cara berbahasa mas Wal:
> ------------------------------------------------------
> (Ini sikap mas Wal, terhadap acara Empat Mata):
> 
> Salam,
> Tukul sudah kaya.
> Saya kasian kodoknya sebab dia juga mahkluk Tuhan yang berjiwa.
> Wasalam,
> Wal suparmo
>


Kirim email ke