Dan bukan parah, tapi faktanya, dua pimpinan negara yang cuti, dua-duanya 
memenangkan Pemilu di 9 April ( pemenang� 1 dan 3 ).

Dan nanti bakal disaksikan anak cucu kita, kasus kasus DPT yang diajukan 
Khofifah (dari Jatim) diamini banyak pihak sebagai fakta adanya kecurangan di 
Pilkada Jatim. Uniknya, pelanggarnya tak juga ditindak dan sipembuat 
kecurangan, lempeng aja menikmati tahtanya sekarang.

Dan, apakah kasus DPT yang menyeruak lagi di Pemilu 9 April bakal ada yang 
menindak ???? Bukankah pelanggaran begitu banyak terjadi kali ini dibanding 
Pemilu 2004 lalu. Apakah orang-orang di KPU susah diajak maju atau secara 
tersistem, mereka sudah dikebiri hingga kali ini, buanyakkkk sekali terjadi� 
kesalahan di berbagai TPS. Atau anggota KPU kini mencari rekor MURI atas 
terjadinya begitu banyak carut marut di lapangan ??

--- Pada Jum, 10/4/09, elizabeth fang <[email protected]> menulis:

Dari: elizabeth fang <[email protected]>
Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Tentang Kekisruhan DPT
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 10 April, 2009, 7:02 PM

Sejak awal kan sudah 'diramalkan' bahwa pemilu legislatif ini memang bakal 
'beda'.

Mulai dari atribut kampanye yg nyampah dimana-mana (sampe tenda becak pun jd 
atribut kampanye, gilaaa!!!), kasus DPT, sampai macetnya jalanan gara2 kampanye 
terbuka.

Lebih parah lagi, dua pemimpin negara malah cuti pada saat bersamaan untuk 
kampanye!!

Pemilu legislatif aja kisruh, maka bisa dibayangkan gimana pemilu presiden 
nanti :-) ayo meramal lagi!!!

Liz




Powered by Telkomsel BlackBerry�

Kirim email ke