kalou begitu coba saja anda bikin BAR ISLAM, saya mau tahu gimana reaksi 
komunitas islam di jakarta khususnya.

--- On Sun, 4/12/09, Ridwan Nyak Baik <[email protected]> wrote:

From: Ridwan Nyak Baik <[email protected]>
Subject: RE: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Mohon Pendapat: Bagaimana Kalau nama Agama  
anda dijadikan merk Bar ?
To: [email protected]
Date: Sunday, April 12, 2009, 8:16 PM

















      Untuk urusan business dan hubungan horizontal kemasyarakatan, dalam

tradisi islam kerap disematkan kata-kata syariah, seperti Bank X

Syariah, Hotel Y Syariah, ruang pertemuan (bersyariah) , kolam renang

(besyariah), dst...



Muatan Visi, Misi secara umum :



Visi : menjadi..... .yang diridhoi Allah.



Misi : menjalankan usaha......berdasar kan prinsip-prinsip ajaran islam

dalam rangka amal makruf dan nahi munkar



Dalam operasi kita bisa lihat:



*         Bank X Syariah : tidak ada transaksi bunga, dan unsur-unsur

riba lainnya. Operasionalnya dijalankan berdasarkan prinsip bagi hasil

dan bagi resiko.



*         Hotel Y syariah : tidak menyediakan makanan dan minuman haram,

non muhrim tidak boleh sekamar dalam kondisi apapun



*         Ruang Pertemuan  O Syariah : Pengantin laki-laki dan perempuan

demikian juga tamu yang datang dipisah (ruangannya disekat 2)



*         Kolam renang H Syariah : jadwal pemakaiannya dibagi (khusus

laki-laki: pengunjung dan petugas laki-laki; khusus perempuan:

pengunjung dan petugas harus semua perempuan)



*         Rumah sakit S Syariah : pasien laki-laki dilayani oleh dokter

dan petugas medis laki-laki, demikian pula sebaliknya jika pasien

perempuan.



*         Dst....dst.. ..



Jadi dalam Islam ok-ok saja asal tidak berlawanan dengan ajaran,

nilai-nilai,  dan prinsip-prinsip hidup yang islami.



Tabik;



RnB

Kirim email ke