Bung Adi Ssongko,
 
Anda boleh - boleh saja berpendapat bahwa semua partai dirugikan dengan adanya 
kekacauan DPT termasuk PD.
SBY juga menyatakan hal tersebut.
 
Tetapi sayangnya SBY dan PD menyatakan hal tersebut setelah mendapat bukti 
bahwa memang betul telah terjadi kekacauan DPT di seluruh pelosok Tanah Air..
Sebelumnya SBY dan PD selalu bersikeras bahwa DPT tidak bermasalah dan yang 
mempermasalahkan DPT adalah pihak - pihak yang sedang berupaya mendiskreditkan 
pemerintahan SBY dan PD.
SBY dan PD secara tegas telah menunjukkan "pasang badan' atas segala resiko 
penyimpangan Pemilu.
Mungkin ada benarnya pernyataan bung Adi Sasongko dan SBY bahwa PD juga ikut 
dirugikan dengan adanya kekacauan DPT.
Tetapi bagi pihak lawan PD dan SBY, soal kebenaran tersebut saat ini sudah gak 
penting lagi, karena SBY dan PD sudah terlanjur "pasang badan" atas segala 
keruwetan Pemilu.
Disini berlaku pepatah: Siapa menabur angin, dia akan menuai badai.
 
Jadi pernyataan Bung Adi Sasongko dan juga SBY sudah tidak berguna lagi saat 
ini.
Disini berlaku pepatah: Mulutmu Harimaumu.
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo




Dari: Adi Sasongko <[email protected]>
Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] KPU Tak Mau Disalahkan
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 17 April, 2009, 3:38 AM








Memang betul ada banyak masalah dalam pelaksanaan Pemilu kali ini tetapi jika 
ini diartikan sebagai sebuah upaya sistematik untuk memenagkan salah satu 
parpol saya kira kok tidak. Yang dirugikan dengan kekacauan ini adalah semua 
parpol dan tidak ada yang diuntungkan juga dengan semua kemelut ini.

Yang juga harus dilihat sebagai bagian dari kekacauan ini adalah kesalahan 
parpol dan kesalahan warga sendiri. Sewaktu daftar sementara dikeluarkan, KPU 
sudah menyerahkan ke semua parpol dan daftar sementara ini juga ada di setiap 
kelurahan. Nyatanya para parpol tidak ada yang mempertanyakan. Banyak warga 
juga tidak menyempatkan diri untuk mengecek apakah namanya sudah ada.. Jadi 
jelas bahwa kita semua juga punya kontribusi dalam terjadinya kekacauan ini.

Jadi marilah kita tetap kepala dingin. Kesalahan yang terjadi harus diusut dan 
yang bersalah harus diberi hukuman. KPU harus bertanggungjawab dan aparat KPU 
yang lalai memang harus ditindak. Tapi janganlah berfikir bahwa ini semua 
adalah sebuah upaya sistematik untuk memenangkan salah satu parpol.

Adi Sasongko

Kirim email ke