Pak Bungaran, meskipun dua negara yg bpk sebutkan sebagai contoh adalah negara 
dengan partai komunis yg berkuasa, tp sy yakin bahwa tepuk tangan yg terjadi pd 
rapat PD tdk ada kaitannya dgn Partai Komunis dr kedua negara tadi.

Salam
Jim




________________________________
From: bungaran <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, April 30, 2009 6:30:13 PM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Soal Tepuk Tangan di rapimnas Partai 
Demokrat





Pak Jimmy saya punya teman dari Kuba. Beliau di Kuba menjadi anggota partai 
yang berkuasa. Jika Fidel Castro berpidato atau adiknya Raul berpidato maka 
anggota partai harus bertepuk tangan karena pada saat pidato tersebut membahana 
padahal tidak ada menariknya isi pidato tersebut karena cuma jargon-jargon 
politik.
Seluruh anggota Partai sudah dicuci pikirannya oleh penguasa untuk mengatakan 
ya. jika ada seorang anggota partai berkata tidak maka dipastikan akan 
dikenakan sanksi.
Demikian juga teman saya dari China beliau adalah anggota partai yang berkuasa 
di China. Satu kali aku ditunjukkan satu video tentang satu pertemuan. Dan aku 
melihat suasana rapimnas partai demokrat. Ada persamaan dengan apa yang terjadi 
di Kuba dan China.
Bukankah jaman sekarang adalah jaman reformasi.

Kirim email ke