Edwin, Saya kecewa kepada pemerintah dan DPR karena pemilu diadakan 5 tahun sekali. Paling ideal 4 tahun sekali seperti di AS karena, saya ingat, partisipasi rakyat meningkat tahun 2004 berkat kompetisi Euro. Siang kita dicekoki kampanye pilpres, malam nonton Euro. Hidup jadi seimbang.
BTW saya agak terkejut melihat iklan Pak SBY di sebuah dot.com dengan tag line "a PhD". Apakah sekarang gelar resmi S3 di IPB memakai bahasa Inggris? Kalaupun itu merujuk ke gelar doktor kehormatan Pak SBY yang diberikan Webster University, rasanya penyebutannya bukan PhD, tapi "doctor". Lagi pula sapaan yang paling mengena untuk staf pengajar di manca negara ya "doctor" atau "professor." Selain itu untuk apa berkampanye dalam bahasa asing? Berkampanyelah dengan cerdas dengan menggunakan bahasa Indonesia. Akan lebih mengena jika iklan itu tertulis: "seorang jenderal, S3, pemimpin andal" ketimbang "a general, a PhD, a proven leader". Kasihan Pak SBY nanti bisa muncul kesan ia jumawa. Apalagi di manca negara, Obama, Hillary, atau McCain, misalnya, justru menghindar dari penggunaan gelar karena malah menjauhkan mereka dari pemilih. Mereka khawatir akan muncul kesan gelar S3 hanya buat mengajar saja, bukan untuk memimpin. IMHO, ini bukti kekeliruan orang-orang di sekitar Pak SBY, mirip dengan kegagalan mengkapitalisasi dari TIME 100 yang salah pemasaran sehingga gemanya kurang terasa karena disajikan dengan cara seperti menebak sebuah teka-teki. Kepada salah 1 ketua PD dalam sebuah acara televisi saya bilang, "Pak SBY tak mempunyai 'surrogates' yang bisa diandalkan, sebentar-sebentar ia turun ke lapangan bagai pemadam kebakaran untuk menyelesaikan masalah internal dan eksternal PD". Saat rehat ia mengakui fenomena itu memang terjadi. Dan semua orang di sekeliling mahfum Pak SBY pribadi yang baik, yang ingin menyenangkan semua orang. Beban Pak SBY sudah terlalu berat dan tampaknya tak ada yang membuatnya semakin ringan. Apalagi kampanye merupakan sebuah prakarsa bersama, bukan "solo effort" yang sanggup dikerjakan hanya oleh sang kandidat. Sekarang saja ia mungkin pusing memilih 1 dari 19 cawapres yang sudah disimpan di sakunya, sementara duet JK Win sudah siap tempur dan Ibu Mega hanya tinggal memilih 1 dari sedikit opsi yang, istilahnya, seperti kemeja yang tinggal dijahit saja. Nah, kembali ke laptop. Setelah final Champions akhir Mei ini saya seperti menempuh gurun yang kering kerontang karena semua kompetisi liga Eropa tutup buku. MU memang mau datang, tapi lawannya cuma timnas PSSI yang melawan Vietnam saja kalah melulu. Pilpres putaran kedua berlangsung saat Ramadhan, pada saat kita mendekatkan diri kepada Tuhan YME. Ibadah dan hobi bagi saya jauh lebih bermakna dan menyenangkan daripada memilih pemimpin negeri yang makin acakadut ini gara-gara pemerintahnya menyelenggarakan pemilu keblinger. Trims Edwin. Wass, Budi Shambazy Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network -----Original Message----- From: Edwin Juniawan <[email protected]> Date: Sat, 9 May 2009 07:45:48 To: <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Membaca BaS Kemaren Pak Gun sekarang Pak Bud. Saya nuggu Pak (Gus Dur). Saya kangen sama ulasan bola nya. Boleh juga munculin Pak Shindu. Bisa lebih rame dari waktu jelang kompetisi bola dunia kalo mereka ikutan. Ini baru bacaan!!! Kalo sudah selesai biar Pak Rosihan yang ahli memori turun. ------------------------------------ ===================================================== Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] : 1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS 2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ dan http://kompas.com/ 3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke anggota 4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected] 5.Untuk bergabung: [email protected] KOMPAS LINTAS GENERASI ===================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
