setuju  .. dgn pendapat/saran Oom  Bambang

yg ini :

komisi kepolisian harus memeriksa para penyidik tingkat pertama,
misalnya apa ada semacam upeti khusus agar supaya si-ibu itu ditahan,
ini negara apa namanya ya,
apa negara hukum itu artinya liberalisasi atau kebebasan untuk mengatur
hukum,



HS




At 11:08 AM 03-06-09, you wrote:
>om Wisnu,
>saya pernah mendampingi warga petani yang jelas-jelas ditipu
>oleh suatu perusahaan besar di mojokerto jawa timur ,
>saya antar mereka ke polda jatim, kebagian reserse ekonomi,
>eh sampai sana malahan saya yang harus menunjukkan
>dimana kesalahan perusahaan besar terbut, oleh para penyidiknya.
>padahal saya bukan sarjana hukum, bukan pengacara,
>hanya bermodalkan ke-geraman melihat ketidak-adilan dinegeri ini.
>sampai sekarang pengaduan para petani itu enggak diproses oleh polda jatim,
>aneh enggak om,
>bandingkan dengan pengaduan si omni ini, langsung aja di proses kan ?
>komisi kepolisian harus memeriksa para penyidik tingkat pertama,
>misalnya apa ada semacam upeti khusus agar supaya si-ibu itu ditahan,
>ini negara apa namanya ya,
>apa negara hukum itu artinya liberalisasi atau kebebasan untuk mengatur
>hukum,
>sudah pasti yang lemah, melarat tak berdaya ya akan kalah sama yang kuat
>dong.
>karena mereka pasti tak berdaya untuk ikut mengatur hukum.
>hukum tanpa keadilan, ya inilah yang kita rasakan bersama,
>sudah sering saya tulis,
>berani enggak para capres itu bicara soal penegakkan hukum dan keadilan,
>dan menggunakan azas pembuktian terbalik pada semua tindak pidana korupsi ?
>itulah sebabnya, waktu saya kampanye di konvensi capresnya DIB,
>saya katakan, kalau saya jadi presiden yang non-partisan,
>polisi, jaksa , kehakiman , birokrasi dan  intelijen enggak akan saya suruh
>main politik.
>atau saya yang harus mundur,
>jadi saya sangat yakin, bahwa carut marutnya penegakkan hukum dinegeri ini,
>utamanya karena lembaga-lembaga itu ikut menikmati main politik,
>sehingga hancurlah profesionalisme-nya, luluh-lah kejujuran-nya, benjut-lah
>moral-nya,
>sempit-lah wawasan-nya,  semakin kuat-lah syahwat duniawi-nya.
>dan semakin liar-lah syahwatnya yang lain, hehehehe
>salambambangsulistomo

Kirim email ke