Kalau gitu yang tidak bermoral lebih tepatnya adalah producer filmnya. Moral apa yang anda harapkan dari seorang anak yang masih di bawah umur yang diiming-imingi uang yang tidak sedikit? Kapan lagi dia berharap bisa mendapatkan uang sebesar itu. Si Pangeran Kelantan sudah tidak mungkin bisa diharapkan lagi kan? Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: Adyanto Aditomo <[email protected]> Date: Tue, 23 Jun 2009 18:11:33 To: <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: hasil visum manohara Bung Hendra Farhadiansyah, Kalau saya melihat kasus Manohara ini lebih ke persoalan moral. Menurut adat istiadat yang umum berlaku di Indonesia, tidaklah pada tempatnya kalau Manohara sebagai seorang istri mengambil keuntungan untuk kepentingan pribadinya atas konflik dengan suaminya, baik keuntungan untuk mendapatkan popularitas secara gratis maupun keuntungan finansial karena telah "mengkomersilkan" penderitaannya dalam sebuah Sinetron, dimana Manohara sendiri sebagai pemeran utamanya. Padahal "kasus penyiksaan" tersebut masih merupakan informasi sepihak dari Manohara, sedangkan pihak Suaminya membantah semua tuduhan Manohara tersebut dengan mengungkapkan bahwa Manohara selama di Malaysia sering berenang di laut bersama dengan para Istri Polisi dan Polisi Wanita Malaysia. Kalau memang benar badan Manohara di silet dan disetrika oleh suaminya, pasti badannya kesakitan saat berenang tersebut. Dalam kenyataannya, Manohara kelihatannya senang - senang saja, terutama saat menari Poco - Poco dengan para Istri Polisi dan Polwan Malaysia. Siapapun yang benar atas penjelasan Manohara dan Suaminya, sangatlah tidak pada tempatnya kalau salah satu pihak yang bersengketa tersebut mengambil keuntungan maksimal dari sengketa tersebut. Alasannya sederhana saja: moral, moral, moral dan sekali lagi moral. Apakah masyarakat Indonesia sudah tidak memiliki moral lagi??? Salam, Adyanto Aditomo ------------------------------------ ===================================================== Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] : 1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS 2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://epaper.kompas.com/ , http://kompas.com/ dan http://kompasiana.com/ 3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke anggota 4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected] 5.Untuk bergabung: [email protected] KOMPAS LINTAS GENERASI ===================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
