Bung Tabrani Yunis, Kalau di Banda Aceh, karena umumnya air sumurnya merupakan Air Tawar yang banyak mengandung Besi (Fe) dan Mangan (Mn) sehingga berwarna keruh dan berbau, untuk mendapatkan Air yang layak minum cukup melakukan oksidasi terhadap air tersebut. Yang paling murah adalah menggunakan 2 ember yang bagian bawahnya diberi lubang kecil - kecil tapi banyak, kemudian diisi dengan pasir Silika, dan ember tersebut disusun secara vertikal dengan jarak sekitar 20 - 30 cm. Masukkan air kedalam ember tersebut, niscaya kandungan Fe dan Mn akan teroksidasi sebagai berikut: 4Fe2 + O2 + 10 H2O ----> 4 Fe(OH)3 + 8 H+ 2Mn2 + O2 + 2H2O ------> 2 MnO2 + 4 H+ Cara mengoperasikannya: Tuangkan air kedalam ember yang pertama. Jumlah air yang dituangkan tidak boleh ada yang sampai menggenang diatas pasir. Dengan demikian akan ada reaksi yang namanya Tin Efect, yaitu air akan mengalir diantara pasir dan benturan air dengan pasir tersebut akan membuka lapisan air untuk memudahkan oksigen masuk kedalam butir air tersebut. Oksigen akan masuk saat air mengalir dari ember yang diatas ke ember yang dibawah dan antara ember yang dibawah dengan bak penampungan. Jika suatu saat pasir tersebut sudah jenuh dengan flock yang terjadi (4 Fe(OH)3 dan 2 MnO2), ada 2 pilihan: ganti pasir atau cuci pasirnya. Tergantung mana yang lebih murah. Jika digunakan ember dengan diameter 30 cm dan tinggi 30 cm, kapasitas air baku untuk kandungan Fe sampai 4 ppm, bisa turun sampai < 0,3 ppm dan kapasitas aliran airnya bisa 50 liter/ menit. Cara lain yang agak kompleks tetapi operasionalnya sangat mudah karena menggunakan peralatan filter yang bisa dioperasikan secara otomatis yaitu dengan mencampur air tersebut dengan Kalium Permanganat (KMnO4), sehingga reaksinya menjadi sebagai berikut: 3Fe2+ + KMnO4 + 7H2O ---> 3 Fe(OH)3 + Mn)2 + K+ + 5 H+ 3 Mn2+ + KMnO4 + 2H2O ---> 5 MnO2 + 2K+ + 4H+ Garam yang terjadi berupa flock akan ditangkap oleh Filter Pasir Cepat yang terbuat dari Pasir Silika. Silahkan mencoba. Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Jum, 24/7/09, Tabrani Yunis <[email protected]> menulis: Dari: Tabrani Yunis <[email protected]> Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] MENGUBAH AIR ASIN MENJADI TAWAR SEPERTI MEMBALIKAN TELAPAK TANGAN MUDAHNYA Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 24 Juli, 2009, 5:15 AM Yth, Pak Teuku Moeda Abadi Menarik sekali membaca komentar Bapak. Saya tertarik untuk mengetahuinya sebab saat ini saya sedang membantu remaja putus sekolah membangun enterpreneurship, agar mereka bisa berproduksi, bukan hanya sebagai konsumen. Saya, melalui lembaga Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh, juga menyediakan pinjaman modal usaha bagi mereka. Kesulitan tetap saja ada di depan mata. Salam Tabrani Yunis Banda Aceh
