Gak salah tuh...
yang benar itu adalah :
" JIKA JK-WIN MENANG .... "
maka sudah disiapkan pidato ala ...Obama ..bahkan melebihi bagusnya .
sudah siap tempat , panggung , sound sistem , penyanyi , pelawak , artis
sinetron ...pokoknya lengkap deh ...lebih lengkap kayak pidato obama dulu .
TETAPI KARENA KALAH ...
Yah.....mana ada pidato kekalahan ...
kayaknya ...belum ada deh
salam prihatin
ed
-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Agus Hamonangan
Sent: 28 Juli 2009 8:51
To: [email protected]
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Indra Piliang Akan Pidato Bagus kalau
Pilpres Jujur
http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/07/27/19341441/indra.piliang.akan.pidato.bagus.kalau.pilpres.jujur
<http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/07/27/19341441/indra.piliang.akan.pidato.bagus.kalau.pilpres.jujur>
JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto, Indra J
Piliang, berjanji akan menghantarkan kemenangan SBY-Boediono dengan sebuah
pidato bagus, jika memang MK memutuskan bahwa Pilpres 2009 berlangsung dengan
jujur.
"Saya akan hantarkan kemenangan SBY dengan sebuah pidato bagus, jika
memang pilpres ini jujur," kata Indra kepada wartawan ketika mendatangi MK
untuk mengajukan gugatan pilpres, Senin (27/7).
Menurut Indra, dalam pilpres lalu telah terjadi berbagai pelanggaran
yang menyebabkan hasil pilpres tidak sesuai dengan konstitusi. Polemik terkait
DPT dan proses rekapitulasi yang tidak transparan merupakan persoalan utama
yang menjadi bahan gugatan kubu JK-Wiranto ke MK.
Dalam gugatan tersebut, kubu JK-Wiranto antara lain membawa 153
pelanggaran pilpres yang terlampir dalam 12 rangkap laporan gugatan kepada MK.
Mereka juga membawa bukti berupa softcopy DPT yang diserahkan KPU kepada tim
JK-Wiranto tanggal 7 Juli 2009.
Lebih lanjut, Indra mengharapkan agar MK dapat memutuskan dengan
sebaik-baiknya mengenai persoalan pilpres tersebut. "Biar MK yang memutuskan.
Yang jelas kami datang ke sini untuk menjelaskan bahwa telah terjadi
pelanggaran dalam aturan main pilpres," tandasnya.
[Non-text portions of this message have been removed]