Mas Harya Setaka, (sorry, saya juga 'Mas') 1. Tulisanmu hanya dua kalimat. Bagaimana membacanya secara utuh? Ini tulisanmu: "Sayang Mega sudah kalah PilPres..jadi tidak lagi merasa perlu mendukung
Prita..ini juga ujian bagi Mega.. apakah dia betul-2 mendukung Prita.. atau hanya numpang ngetop aja.. -K- 2. Di depan hukum: tidak ada "wong cile" atawa "wong gede". Podho kabe! 3. Membela Prita, bukan karena dia "wong cile", tapi dia punya hak atas keadilan layanan publik (kesehatan), apalagi layanan hukum. 4. Ibu Mega sebagai warga negara, berhak atas berita yang benar, bukan fitnahan seperti yang Anda munculkan. wassalam, Berthy B Rahawarin [email protected] --- On Sat, 8/1/09, Harya Setyaka <[email protected]> wrote: From: Harya Setyaka <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Putusan Bebas Dibatalkan, Prita Syok dan Menangis To: [email protected] Date: Saturday, August 1, 2009, 8:54 PM Mba Berthy, Mohon baca dengan baik secara utuh email saya sebelumnya.. saya katakan ini ujian bagi Mega. OK? Untuk ucapan saya di milist ini Team Kuasa Hukum Mega mau mensomasi saya?? Sama aja dong seperti RS OMNI !.. Daripada mensomasi wong-cilik seperti saya, lebih baik Mega benar-2 menunjukkan dukungan nya kepada Prita... Apa Mega kembali menggunakan jurus diam yang sudah terbukti tidak efektif itu? Salam, -K-
