Bung IMCW, Saya setuju dengan usulan anda. Peningkatan Ilmu Pengetahuan dan Ketrampilan lah yang bisa menyelamatkan masyarakat miskin dari penderitaannya. Walaupun para TKI dan TKW kita diperlakukan secara kejam di Malaysia, tetapi mereka tetap tidak kapok dan nekat kembali lagi ke Malaysia. Mengapa??? Karena Bangsa dan Pemerintah Indonesia memperlakukan mereka jauh lebih buruk lagi, sehingga seburuk - buruknya nasib mereka di Malaysia, nasibnya masih jauh lebih baik dibandingkan bila mereka mencari nafkah di Indonesia. Hal tersebut terlihat dari hasil wawancara para TKI dan TKW di Nunukan yang dipulangkan secara paksa oleh pemerintah Malaysia setelah mereka mendekam 6 bulan di Penjara Malaysia. Maka itu para Calo dan Broker Tenaga Kerja langsung merekrut mereka untuk kembali ke Malaysia setelah melengkapi mereka dengan dokumen yang diperlukan. Mayoritas dari mereka tetap bertekad kembali ke Malaysia, karena mereka tidak melihat peluang lebih baik bila bekerja di Indonesia. Yang dimusuhi oleh Masyarakat dan Pemerintah Malaysia itu adalah Pendatang Haram, yaitu Pendatang yang tidak dilengkapi dengan dokumen resmi. Kalau persoalannya cuma soal kelengkapan dokumen, mengapa Pemerintah Indonesia begitu mempersulit penerbitan dokumen untuk Para TKI dan TKW agar mereka tidak ditangkap dan disiksa di Malaysia??? Menurut mereka Masyarakat dan Pemerintah Malaysia pada dasarnya tidak memusuhi orang miskin. Mereka bersedia menampung orang miskin asal Indonesia untuk mencari nafkah di negri mereka. Bandingkan dengan Pemerintah Indonesia yang sangat terkesan memusuhi Kemiskinan atau Orang Miskin. Dengan segala kebijakannya Pemerintah Indonesia berupaya untuk memusnahkan orang miskin, bukan menghilangkan kemiskinan. Tempat Usaha Orang Miskin digusur. Rumah mereka dibakar. Lantas mereka harus hidup dimana??? Di Jakarta saja Pemberi Sedekah kepada pengemis bisa dipenjara. Kalau sudah begini, siapa yang salah: Pemerintah Malaysia atau Pemerintah Indonesia??? Menyedihkan sekali memang. Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Sab, 12/9/09, imcw <[email protected]> menulis: Dari: imcw <[email protected]> Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] RE: Pers Malaysia Memberitakan Warga Malaysia Disweeping Kepada: [email protected] Tanggal: Sabtu, 12 September, 2009, 5:47 AM Sahabatku [email protected], Yap, bangsa kita memang tidak ada harganya disana, mengapa? Karena TKW dan TKI yang kita kirim disana adalah budak alias babu atau yang lebih keren disebut pekerja non formal. Jadi, mereka menganggap rendah bangsa kita. Cobalah kita mulai mengaca diri dan memperbaiki semua itu agar martabat kita tidak diinjak injak lagi, bukan dengan main labrak sana labrak sini, tetapi membuat diri kita lebih bermartabat, dengan apa? ILMU PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN. -- i made cock wirawan -------------------------------------- http://www.twitter.com/imcw
